Kota Serang, bidiktangsel.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, menegaskan bahwa layanan kesehatan di RSUD Banten tidak cukup hanya mengedepankan aspek profesionalitas.
Menurutnya, pelayanan juga harus mencerminkan empati, integritas, dan komitmen nyata pemerintah kepada masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Deden dalam Forum Konsultasi Publik Review Standar Pelayanan RSUD Banten yang digelar di Gedung Auditorium RSUD Banten, Jumat (12/9/2025).
Baca Juga: Pemprov Banten Buka Pendaftaran Calon Ketua BAZNAS Periode 2025–2030
Forum tersebut menghadirkan perwakilan lintas sektor, mulai dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota, direktur rumah sakit wilayah, BPJS Kesehatan, akademisi, organisasi profesi, hingga perwakilan pasien.
Pelayanan Publik Harus Lebih dari Administratif
Deden menekankan, pelayanan publik—terutama di bidang kesehatan—tidak boleh dipahami sebatas urusan administratif.
RSUD Banten, kata dia, memikul tanggung jawab besar untuk menghadirkan layanan profesional sekaligus berorientasi pada kebutuhan dan harapan masyarakat.
Baca Juga: Pengamat Ekonomi Ferry Latuhihin Ingatkan Publik Tak Terjebak Angka Kemiskinan RI
“Kualitas layanan kesehatan tidak cukup hanya dengan fasilitas. Yang dibutuhkan adalah kepekaan, keterbukaan, serta kemauan untuk terus berbenah,” ujar Deden.
Ia juga menilai forum konsultasi publik menjadi ruang penting untuk menyerap aspirasi masyarakat, termasuk harapan sekaligus keluhan yang dialami pasien.
Tantangan Kesehatan Makin Kompleks
Dalam kesempatan itu, Deden mengingatkan bahwa tantangan dunia kesehatan akan semakin kompleks ke depan.
Artikel Terkait
Penanganan Stunting Harus Jadi Gerakan Bersama hingga RT/RW
Ekonomi RI Bisa Melambung Tinggi jika Beri Ruang Besar untuk Sektor Swasta
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Gula Rafinasi, Lindungi Petani Tebu Lokal
Jokowi Dukung Pembahasan RUU Perampasan Aset
Dugaan RDN BCA Jebol Rp70 M, Pernah Terjadi Kasus Serupa