Denpasar, bidiktangsel.com – Kota Tangerang menjadi salah satu contoh sukses dalam mengintegrasikan layanan publik dalam satu aplikasi.
Hal ini dipaparkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Indri Astuti, dalam Forum Smart City Nasional yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di Kota Denpasar, Bali, Selasa (25/6).
Indri memaparkan enam dimensi Smart City yang diterapkan di Kota Tangerang, yaitu Smart Governance, Smart Living, Smart Branding, Smart Society, Smart Environment, dan Smart Economy.
Baca Juga: Menjelajahi Taman Cecantelan: Ruang Terbuka Hijau yang Nyaman di Kota Serang
Menurutnya, keenam dimensi ini merupakan bagian dari masterplan Smart City yang dijalankan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Tangerang.
“Kami juga menyampaikan tentang integrasi berbagai layanan publik dalam satu sistem yang terhubung untuk memudahkan akses dan koordinasi antar instansi pemerintah. Sistem ini terwujud dalam aplikasi Tangerang LIVE yang digunakan masyarakat umum dan Tangerang AYO yang dioperasikan untuk lingkup pegawai,” jelas Indri.
Indri mengungkapkan rasa bangganya atas kesempatan untuk berbagi cerita dan semangat dalam integrasi pelayanan publik ini kepada seluruh peserta Smart City Forum 2024.
Ia berharap hal ini dapat menjadi inspirasi bagi kota/kabupaten lain di Indonesia untuk terus memajukan pelayanan publik di wilayahnya masing-masing.
Baca Juga: Kota Tangerang Punya Gedung Seni Budaya! Wadah Bagi Kreativitas dan Pelestarian Budaya
“Bagi Kota Tangerang, kesempatan ini menjadi penyemangat untuk terus berinovasi dan konsisten dalam memberikan pelayanan publik yang terintegrasi, mudah, dan cepat bagi seluruh masyarakat, baik di Kota Tangerang maupun secara umum masyarakat Indonesia,” imbuhnya.
Integrasi layanan publik dalam satu aplikasi merupakan langkah penting dalam mewujudkan Smart City yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan sistem ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan dengan mudah dan cepat, tanpa harus berpindah-pindah aplikasi atau website.
Kota Tangerang menunjukkan bahwa integrasi layanan publik bukan hanya ide, tetapi dapat diwujudkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Hal ini patut menjadi contoh bagi kota/kabupaten lain di Indonesia dalam upaya membangun Smart City yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan Gelar Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024
Siap Cerdaskan Anak Bangsa, 329 Guru PPPK Kabupaten Tangerang Terima Surat Tugas
Kabupaten Tangerang Dorong Kesetaraan Hak Kerja Bagi Penyandang Disabilitas
Sekda Kabupaten Tangerang Ajak Pejabat Perkuat Komitmen untuk Pemerintahan Bersih dan Berwibawa
Ngobrol Santai Bareng Gerakan Koperasi Menuju Kemajuan Ekonomi