Silaturahmi Halal Bihalal PUB Jadi Musrenbang Dadakan, Al Muktabar Serap Aspirasi Tokoh Di Banten

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Minggu, 19 Mei 2024 | 21:23 WIB
momen silaturahmi Halal Bihalal Perkumpulan Urang Banten (PUB).
momen silaturahmi Halal Bihalal Perkumpulan Urang Banten (PUB).

Serang, bidiktangsel.com - Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar memanfaatkan momen silaturahmi Halal Bihalal Perkumpulan Urang Banten (PUB) di Kebon Kubil Resto, Kota Serang, Minggu (19/5/2024) untuk menyerap aspirasi dari berbagai tokoh masyarakat.

Acara yang penuh keakraban ini pun layaknya Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dadakan, dengan banyak masukan berharga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten.

Al Muktabar mengapresiasi setinggi-tingginya aspirasi yang disampaikan para tokoh, baik secara langsung maupun di forum.

Baca Juga: Seba Baduy 2024 di Pendopo Bupati Serang: Menjaga Alam dan Budaya Banten Bersama Masyarakat Adat Baduy

Ia mencatat semua masukan tersebut dan berjanji untuk menuangkannya dalam program jangka pendek, menengah, dan panjang hingga tahun 2045.

“Karena ini adalah mandat dari masyarakat, maka apa yang tadi disampaikan saya catat betul. Mudah-mudahan pemikiran-pemikiran besar itu kita tuangkan baik dalam program jangka pendek, menengah bahkan jangka panjang sampai tahun 2045,” kata Al Muktabar.

Ketua Umum PUB Taufiqurrahman Ruki mengungkapkan bahwa substansi dari kegiatan ini tidak hanya sebatas Halal Bihalal saja, tetapi juga untuk menarik aspirasi masyarakat yang disampaikan langsung kepada Gubernur Banten dan stakeholder.

“Oleh karena itu tidak berlebihan jika memang silaturahmi ini serasa Musrembang, karena memang banyak aspirasi program yang dibicarakan dalam kegiatan itu,” katanya.

Baca Juga: Tradisi Seba Alit Masyarakat Adat Baduy di Gedung Negara Provinsi Banten

Dalam kesempatan ini, sejumlah tokoh memberikan masukan kepada Pemprov Banten, seperti: Peningkatan sektor pertanian dan perkebunan dari Mantan Menteri Pertanian Anton Apriyantono, Peningkatan layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dari Dedi Gumelar (Miing). Dan juga pengembangan UMKM dan pengentasan pengangguran dari pegiat ekonomi Deviana.

Taufik menekankan bahwa PUB adalah organisasi kemasyarakatan murni, bukan organisasi politik. Posisinya dalam pemerintahan adalah sebagai sparing partner untuk meningkatkan kapasitas.

“Jika ada program baik tentu akan kita dukung, tapi jika ada kekeliruan, maka kita harus ingatkan,” pungkasnya.

Baca Juga: Penyambutan Hangat Masyarakat Adat Baduy di Gedung Negara Banten

Suasana keakraban dan kebersamaan terjalin erat dalam silaturahmi ini. Aspirasi yang disampaikan para tokoh merupakan bukti kepedulian mereka terhadap kemajuan Banten.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Pemprov Banten

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X