Kontroversi di PWI Banten: Anggota Soroti Kekhawatiran Terkait Proses Pemilihan dan Keadilan Organisasi

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 25 Maret 2024 | 15:59 WIB
Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Provinsi Banten.
Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Provinsi Banten.

Serpong, bidiktangsel.com – Berbagai permasalahan organisasi yang mempengaruhi integritas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Provinsi Banten mulai mencuat.

Anggota PWI Banten, yang seharusnya menjadi tulang punggung independensi dan kualitas dalam liputan jurnalistik, kini bersuara atas beragam kekhawatiran terkait keadilan, transparansi, dan tata kelola internal yang terkait dengan pemilihan kepemimpinan.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan, sejumlah anggota PWI Banten, termasuk mantan pejabat PWI Banten dan Ketua PWI Kota Tangsel, Junaidi Rusli menyuarakan keprihatinan mereka atas beberapa masalah yang mereka anggap merusak integritas organisasi.

Baca Juga: Presiden Jokowi dan Para Menteri Laporkan SPT Tahunan Secara Elektronik

Salah satu permasalahan yang diangkat adalah terkait dengan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dianggap tidak proporsional.

Mereka menyoroti bahwa anggota dari Kelompok Teras memiliki representasi yang jauh lebih besar dalam DPT dibandingkan dengan media lain, meskipun aktivitas liputan dan penerbitan konten tidak selalu proporsional dengan jumlah anggota.

"Saya sendiri mengalami kesulitan dalam perpanjangan kartu selama 2 tahun. Kami ingin menanyakan alasan mengapa Ketua PWI Banten tidak merekomendasikan perpanjangan KTA saya?," kata Junaidi kepada awak media.

Kekhawatiran atas ketidakadilan dalam proses pemilihan juga terungkap, di mana ada anggota yang diabaikan dalam perpanjangan kartu anggota atau bahkan tidak diikutsertakan dalam pemilihan ketua PWI di tingkat Kabupaten/Kota meskipun kartu mereka masih aktif.

"Di website keanggotaan PWI Pusat nama saya masih terdaftar dan KTA saya masih Aktif sampai bulan Juni 2024, saat pemilihan saya gak tahu karena tidak ada kabar dan KTA sayapun masih di PWI Banten," ujar Dedi saat di konfirmasi melalui WhatApps.

Baca Juga: Banten Siapkan Infrastruktur Jelang Mudik Lebaran 2024

Sedangkan King Hendro A saat di hubungi, tidak tahu bahwa ada pemilihan ketua baru PWI Banten.

"KTA saya sudah gak aktif dari 31 Maret 2021, dan tidak ada khabar dari pengurus PWI," tutur King Hendro A.

Saat di cek di website PWI Pusat nama King Hendro A masih aktif sampai bulan Agustus 2024.

Melalui surat tersebut, anggota PWI Banten meminta klarifikasi dari Panitia Konferensi Pemilihan Ketua PWI Provinsi Banten terkait penyusunan DPS dan DPT. Mereka juga menuntut pembentukan tim investigasi yang dipimpin oleh pengurus PWI Pusat untuk menyelidiki dugaan ketidakadilan dalam proses tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X