Kabupaten Tangerang, bidiktangsel.com - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang berkomitmen menjaga inflasi agar tetap terkendali pada 2024.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendorong peningkatan produksi cabai, salah satu komoditas hortikultura yang memiliki harga fluktuatif.
Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika, mengatakan bahwa kenaikan harga cabai umumnya terjadi di awal dan akhir tahun, dan mengalami penurunan di pertengahan tahun.
Untuk mengatasi hal tersebut, DPKP Kabupaten Tangerang telah meluncurkan Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen (Gercep) Cabai.
"Program ini akan dilaksanakan dengan seluruh lapisan masyarakat, di 100 desa pada 29 kecamatan," kata Asep.
Nantinya, setiap kecamatan diminta menyiapkan 1.000 meter lahan guna menanam cabai.
Untuk memberikan pengenalan tentang pertanian, sekolah-sekolah juga akan dilibatkan untuk menciptakan generasi "melek" pertanian.
Selain Gercep Cabai, DPKP Kabupaten Tangerang juga akan menjalankan program Santri Tani Milenial.
Program ini dilakukan untuk mendorong para santri berkontribusi dalam peningkatan produksi pertanian melalui rangkaian edukasi dan pelatihan.
Baca Juga: MTQ ke 54 Kabupaten Tangerang Siap Digelar, Ini 14 Arena Pelaksanaan di Kecamatan Solear
"Jadi ada 10 pesantren yang kita bina, 2 pengelola dan 1 petani untuk bisa mengembangkan pertanian di daerahnya," terang Asep.
Selain itu, DPKP Kabupaten Tangerang juga akan melakukan pembinaan kepada petani milenial sebagai generasi penyelamat ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang.
Dengan begitu, program Tangerang Mandiri Tahan Pangan (MANTAP) dapat terwujud.
Artikel Terkait
Investasi di Kabupaten Tangerang Terus Meningkat
Pj Wali Kota Tangerang Pantau Revitalisasi Pasar Anyar
Pj Wali Kota Tangerang Pantau Fasilitas Umum dan Pelayanan Masyarakat
Pj Wali Kota Tangerang Ajak DPRD Kolaborasi Bangun Kota
Dispora Kota Tangerang Dukung Petanque Open Tournament National Wali Kota Tangerang Cup 2024