olahraga

Moto3 Jepang 2026: Veda Ega Pratama Start ke-18, Misi Comeback di Markas Honda

Minggu, 4 Oktober 2026 | 10:21 WIB
Pembalap muda Indonesia yang memperkuat Honda Team Asia, Veda Ega Pratama /foto instagram @veda_54

Bidiktangsel.com — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menghadapi tantangan berat pada balapan Moto3 Grand Prix Jepang 2026 di Mobility Resort Motegi, Minggu (4/10/2026).

Pembalap Honda Team Asia itu harus memulai balapan dari posisi ke-18 setelah mengalami insiden pada sesi kualifikasi. Meski demikian, hasil tersebut tidak serta-merta menggambarkan potensi kecepatan Veda sepanjang akhir pekan balapan.

Veda sebelumnya menunjukkan performa menjanjikan pada sesi latihan hari pertama. Pembalap asal Gunungkidul itu mampu meningkatkan catatan waktunya secara signifikan pada percobaan terakhir.

Baca Juga: Timnas Indonesia vs Thailand di GBK: Strategi John Herdman Jadi Sorotan, Garuda Dituntut Lebih Terukur

Mengacu pada laporan MotoGP.com, Veda mencatat waktu 1 menit 55,597 detik dan menempati posisi kedelapan. Hasil tersebut membuatnya lolos langsung ke sesi Kualifikasi 2 (Q2), tanpa harus melewati sesi kualifikasi awal.

Penampilan tersebut menjadi sinyal positif bagi Honda Team Asia. Kecepatan Veda dinilai terus mengalami peningkatan, terutama dalam memangkas jarak waktu dengan para pembalap yang berada di posisi terdepan.

Namun, momentum tersebut tidak berlanjut mulus pada sesi kualifikasi. Saat berupaya mendapatkan posisi start terbaik, Veda mengalami kecelakaan di salah satu tikungan sirkuit.

Insiden itu membuat perjuangannya di Q2 terhenti lebih cepat. Veda akhirnya harus menerima posisi start ke-18 untuk balapan utama Moto3 Jepang.

Baca Juga: Hasil Nations League: Inggris Menggila 7-0, Spanyol Sapu Bersih 3 Laga

Alih-alih menjadikan kecelakaan tersebut sebagai alasan, Veda menyikapinya sebagai bagian dari proses pembelajaran dalam perjalanan kariernya di kejuaraan dunia.

Posisi start ke-18 membuat Veda harus bekerja lebih keras sejak awal balapan. Kendati demikian, pembalap Indonesia tersebut tetap memiliki modal berupa kecepatan yang ditunjukkannya pada sesi latihan.

Dengan ritme motor yang sebelumnya mampu membawanya masuk delapan besar, Veda berambisi memaksimalkan balapan di Motegi untuk memperbaiki posisi dan meraih hasil positif.

Kini tantangannya adalah mengubah posisi start ke-18 menjadi peluang untuk melakukan recovery sepanjang perlombaan.

 

Halaman:

Tags

Terkini