JAKARTA - Jagat sepak bola nasional kembali ramai setelah isu naturalisasi pemain keturunan kembali dilempar ke ruang publik nasional.
Pemantik kabar datang dari M. Noor Korompot melalui unggahan media sosial yang langsung memancing spekulasi suporter Timnas Indonesia.
Noor Korompot menyebut pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memasukkan lima pemain keturunan menuju Piala Asia AFC 2027.
Baca Juga: PSSI Banten Gelar Kongres Tahunan 2026 di Tangsel, Fokus Penguatan Organisasi dan Prestasi
“Siapa lima pemain ini? Tunggu ya,” tulis Noor Korompot sambil membiarkan publik kembali tenggelam dalam euforia pemain diaspora.
Kabarnya, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir juga membenarkan proses persiapan naturalisasi itu untuk menghadapi agenda besar Timnas Indonesia.
Sontak, media sosial berubah seperti ruang bursa transfer pemain keturunan dadakan yang penuh tebakan liar dan analisis setengah matang.
Nama seperti Jenson Seelt, Dean Zandbergen, Daijiro Chirino, Tristan Gooijer, hingga Pascal Struijk langsung menjadi perbincangan panas para suporter nasional.
Sebagian publik menyambut kabar itu seperti menemukan jalan tol instan menuju Piala Dunia yang selama puluhan tahun sekadar jadi mimpi.
Baca Juga: Kongres Tahunan PSSI Banten 2026 Gaungkan “Bersatu Berbudaya Berprestasi”
Namun, tidak semua orang ikut hanyut dalam pesta optimisme proyek naturalisasi tersebut.
Salah satu pendapat berbeda datang dari pecinta sepak bola sekaligus mantan jurnalis Jawa Pos Group, Syaiful Amri.
“Kalau saya ya biasa saja. Tidak ada istimewanya upaya naturalisasi itu,” ujar Syaiful Amri, Rabu, 13 Mei 2026.
Menurutnya, naturalisasi memang sah dilakukan selama sesuai regulasi sepak bola internasional dan kebutuhan tim nasional Indonesia.