Hal tersebut yakni kesediaan John Herdman tinggal di Indonesia bersama keluarganya selama menjabat pelatih Timnas Indonesia.
"Hal utama, dia mau tinggal di Indonesia itu jadi pertimbangan utama," ungkap Sumardji.
"Nah, dia sendiri bilang, 'jika Indonesia memang memilih saya, maka saya dengan keluarga ke Indonesia', begitu," tambahnya.
Boyong 3 Asisten Pelatih, Sisanya dari Lokal
Dalam kesempatan yang sama, Sumadji menuturkan, Herdman juga berjanji hanya akan membawa paling banyak 3 asisten pelatih sementara lainnya ia akan mengoptimalkan pelatih lokal.
"Dia bilang, saya akan membawa paling banyak dua sampai tiga orang," tutur Sumadji.
Sumadji menjelaskan, Herdman diminta melibatkan pelatih lokal dalam struktur kepelatihan Timnas Indonesia.
Hal ini bertujuan agar sang pelatih dapat memantau langsung perkembangan pemain, baik di kompetisi Liga 1 maupun kelompok umur, serta memahami kultur sepak bola nasional secara mendalam.
"Selebihnya dia akan mengambil semuanya pelatih-pelatih asisten-asisten lokal dari Indonesia," jelasnya.
Di sisi lain, langkah tersebut dinilai untuk meningkatkan kualitas sumber daya pelatih nasional.
"Hal-hal yang mendasar itulah yang akhirnya kami sepakat memilih John," imbuh Sumardji.
(***)
Artikel Terkait
Ditunjukkan saat Gelar Perkara Khusus, Dokter Tifa Buka-bukaan soal Emboss dan Watermark di Ijazah Jokowi Versi Polda Metro Jaya
Pengamat Soroti Tuntutan Besar bagi John Herdman di Kursi Pelatih Timnas Indonesia, Ingatkan Proses Panjang pada era STY
Singgung Pandji Pragiwaksono, Ahok Soroti soal Kebebasan Berekspresi dan Gaya 'Disclaimer' di Materi Komedi Mens Rea
Usai Roasting Wapres Gibran di Show Mens Rea, Panji Pragiwaksono Disebut Bisa Kena Pasal Penghinaan dalam KUHP Baru
Pilar Apresiasi Bank Sampah Griya Asri, Garda Terdepan Hadapi Darurat Sampah Tangsel