Pihaknya terus memantau perkembangan fluktuasi harga kepokmas di pasaran. Apabila kelonjakan harganya dirasa tinggi, maka Pemkot melalui Dindagkop-UKM akan segera membuka operasi pasar murah.
"Sebisa mungkin kalau untuk kebutuhan pokok masyarakat Kota Pekalongan ini bisa dipenuhi dari pasar Kota Pekalongan, tidak harus mengambil stok dari luar daerah. Semua kepala daerah, gubernur, hingga tingkat menteri dan presiden pun pasti memikirkan langkah agar harga-harga kepokmas ini bisa tetap stabil dan tidak semakin naik," pungkasnya.