nasional

PMI Kabupaten Wonogiri Alokasikan Dana Sebesar Rp 500 Juta Untuk Berbagai Kegiatan Kemanusiaan

Rabu, 8 Februari 2023 | 17:26 WIB

 

Wonogiri,BIDIKTANGSEL.COM - PMI Kab.Wonogiri Alokasikan 500 juta untuk kegiatan kemanusiaan,Hal ini tertuang dalam Dokumen Sinergitas Rencana Kerja PMI dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2023. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, Teguh Setyono yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pengurus PMI Kabupaten Wonogiri menyebutkan bahwa sinergisitas dengan Pemkab Wonogiri menjadi kunci dan kekuatan pelayanan PMI bagi masyarakat.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, secara garis besar tugas PMI yaitu membantu pemerintah di bidang bencana dan di bidang kesehatan. Kata kuncinya adalah sinergisitas. Untuk itu, kami menyusun beberapa rencana program yang kami kerjakan di tahun ini,” ujar Teguh, Rabu (8/2/2023).

Pada Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Wonogiri (Muskerkab) yang digelar di Resto Balepeni Wonogiri tersebut, Teguh menyebutkan setidaknya ada 9 jenis rencana kerja yang dapat diklasifikasikan menjadi 3 kategori, yakni kategori bantuan sosial, kategori pelayanan kesehatan dan kemanusiaan, serta kategori edukasi.

Rencana kerja yang termasuk dalam kategori bantuan sosial antara lain bantuan penanggulangan stunting dan bantuan stimulan rumah tidak layak huni (RTLH).

Pada kategori pelayanan kesehatan dan kemanusiaan, PMI Wonogiri akan mengadakan pembelian alat Platelet Agitator, yakni alat yang dipergunakan untuk menyimpan Trombocyte Concentrate, dan berfungsi untuk menjaga kualitas trombosit tetap terjaga sempurna. PMI akan berkoordinasi dan bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan RSUD dr. Soediran dalam hal pengadaan alat ini. Selain itu, PMI juga menyediakan ambulance gratis 24 jam, yang melayani respon kecelakaan lalu lintas, respon bencana, rujukan/penjemputan pasien dari rumah ke rumah sakit maupun dari rumah sakit ke rumah.

Pada kategori edukasi, PMI menyusun beberapa rencana kerja seperti temu siaga bencana berbasis masyarakat (SIBAT), budidaya aren dalam upaya pelestarian lingkungan dengan dampak ekonomi, pelatihan pertolongan pertama bagi penyandang difabel, pelatihan Pembina PMR dengan muatan lokal bahaya sex bebas dan stunting, serta humanity trip, yakni study visit anak-anak TK/KB berkunjung ke PMI untuk penanaman nilai-nilai  kemanusiaan dan kepedulian sejak dini.

Untuk dapat mewujudkan rencana kerja tersebut, Teguh menyampaikan  pentingnya komitmen yang kuat dari segenap insan PMI dalam memberi diri untuk melayani dan mengabdi bagi kemanusiaan.

“Perlu adanya komitmen kuat yang dilandasi dengan pengabdian tinggi dan keikhlasan yang diwujudkan dalam aksi nyata dalam menggerakkan PMI di semua tingkatan agar dapat berfungsi dengan baik,” kata Teguh.

Teguh berharap ke depannya PMI dapat diakui secara luas sebagai organisasi kemanusiaan yang mampu memberikan pelayanan kepalangmerahan yang efektif dan tepat waktu.

 

Wakil Bupati Wonogiri Setyo Sukarno yang juga hadir dalam acara tersebut menyampaikan ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian dalam rencana strategis PMI Kabupaten Wonogiri Tahun 2022-2027. Dalam setiap program yang ditentukan, PMI mempunyai tujuan utama untuk memelihara dan meningkatkan akuntabilitas PMI sebagai organisasi kemanusiaan.

“Program yang direncanakan, tentunya berkaitan dengan meningkatkan mutu dan kapasitas pelayanan PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada seluruh masyarakat,” kata Setyo.

Mencermati program kerja tersebut, Setyo menilai bahwa PMI Kabupaten Wonogiri memiliki komitmen untuk mengakomodir seluruh hal yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas, tanpa melalaikan pengembangan kelembagaan sebagai bentuk regenerasi dan pendidikan.

Halaman:

Tags

Terkini