nasional

Kopra Putih Jadi Primadona untuk Kembalikan Senyum Masyarakat Halmahera Selatan

Kamis, 2 Februari 2023 | 22:31 WIB
Bupati Usman Sidik (duduk depan kanan) bersama Bupati/ Wali Kota penerima AK PWI Pusat 2023. (Foto: Malik, Pengarah Gaya: Iwhan Gimbal, Lokasi: Graha Bhakti Budaya TIM).

Saat terpilih sebagai Bupati Halmahera Selatan, Usman mendapati kopra yang jadi andalan hidup masyarakat masih diolah secara tradisional dengan pengasapan. Akibatnya, kopra tampak hitam/cokelat dan terkesan tidak begitu menarik. Kualitas hasil produknya kurang baik karena warna kelapanya hitam. "Nilai ekonominya juga rendah sehingga berpengaruh pada harga jual yang sering terjadi fluktuasi," ungkapnya.

Usman mendorong perlunya inovasi dalam proses pengolahan kelapa menjadi kopra putih di mana kualitasnya terjamin dan sesuai permintaan pasar. Dengan demikian, harganya pun bisa terjamin dan masyarakat bisa mendapatkan hasil yang baik.

Saat dilantik sebagai bupati tahun 2021, ia langsung mengadakan inovasi pengembangan kopra putih di Halmahera Selatan. Yang pertama dilakukannya memerintahkan Dinas Pertanian menggelar pelatihan kepada kelompok-kelompok petani kelapa agar bisa menghasilkan kopra putih yang nilai ekonomisnya jauh lebih tinggi dari pada kopra hitam.

Usai pelatihan itu menyerahkan bantuan 12 unit pengolahan kopra putih yang dipusatkan di Desa Tabapoma, Kecamatan Bacan Timur Tengah. Dengan demikian, kata Bupati, para petani bisa menggunakan unit pengolahan kopra putih dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan daya saing komoditi unggulan daerah kelapa menuju senyum kesejahteraan masyarakat.

Para kelompok petani kopra tersebut juga didampingi tenaga penyuluh dari Dinas Pertanian untuk tiap-tiap desa yang mempunyai alat pengolahan, sehingga petani bisa mengetahui cara pengolahannya.

"Program ini kita baru mulai tahun 2021, tapi hasilnya sudah mulai dirasakan masyarakat. Kita akan terus jalankan ini," ujar Bupati Usman Sidik penuh antusias.

Harapan Bupati Usman Sidik menjadikan Halmahera Selatan sebagai sentra kelapa makin terbuka lebar. ”Kami ingin Halmahera Selatan menjadi sentra kelapa sesuai dengan visi dan misi kami yakni Mengembalikan Senyum Masyarakat Halmahera Selatan dengan meningkatkan ekonomi petani kelapa,” katanya berharap.

Kabupaten Halmahera Selatan memiliki luas wilayah 40.263,72 km2 atau sekitar 27,62% dari Luas wilayah Provinsi Maluku Utara. Luas daratannya 8.779,32 km2 (22%) dan luas lautnya 31.484,40 km2 (78%). Jumlah pulaunya 371 buah.

Halaman:

Tags

Terkini