Ankit Tandon, Global CBO and CEO, Southeast Asia and Middle East menguraikan lebih lanjut mengenai rencana ekspansi tersebut.
Dalam skala dan unit ekonomi, Indonesia menjadi pasar utama bagi kami. Fokus kami untuk menambah portofolio akomodasi premium selaras dengan rencana pemerintah untuk memperkuat industri perhotelan guna memenuhi kebutuhan wisatawan mancanegara dan korporat yang terus bertambah dan mencari akomodasi premium. Di Indonesia, kami menyasar destinasi bisnis dan rekreasi seperti Jabodetabek, Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Andi, pemilik properti Collection O 295 Grha Ciumbeleuit Bandung mengatakan, “Inovasi teknologi OYO sangat berguna dan mudah untuk dipahami. Selama lebih dari 3 tahun, OYO sangat membantu kami dalam mengelola operasional harian, mulai dari memaksimalkan jangkauan pasar hingga mengoptimalkan kinerja properti.”
Perwakilan Collection O 28 Urban Town, Karawang menambahkan “Kami telah bekerja sama dengan OYO sejak tahun 2020, dan merasa bangga dengan peningkatan okupansi yang signifikan”.
Sejak didirikan di Indonesia pada tahun 2018, OYO telah mencatat pertumbuhan 15 kali lipat dengan peminat lebih dari 13 juta pelanggan.
Sebagai perusahaan tech-hospitality terkemuka, OYO secara konsisten memperkuat identitasnya sebagai pemimpin pasar yang mendukung percepatan pencapaian target pemerintah dengan mendukung penerapan CHSE (Clean, Health, Safety, Environment, and sustainability) pada Patron, inisiatif sanitized stay pada seluruh properti, status VaccinAid bagi properti dengan staff yang sudah tervaksinasi, serta penerapan contactless check-in untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengalaman menginap.
Pelanggan juga dapat menikmati program loyalitas OYO Wizard untuk tambahan diskon khusus hingga gratis menginap. (*)