nasional

Catatan Hendry Ch Bangun - Mengenang Ketua Dewan Pers Prof. Azyumardi Azra

Minggu, 18 September 2022 | 19:32 WIB

“Salam sama istri ya Pak,” katanya. Ya kebetulan memang waktu pernikahan putri dari rekan Asep Setiawan di Masjid Raya Bintaro, Prof Azyumardi dan istri, berbincang-bincang dengan saya dan istri agak lama, sehabis akad nikah. Istri beliau dan istri saya cepat akrab.

Memang aktivitas Prof Azyumardi Azra di Dewan Pers begitu dilantik tergolong tinggi, sebagai bukti dari tanggung jawab mengemban jabatan. Semua acara praktis diikuti, yang tentu melelahkan.

Yang menjadi keprihatinan almarhum adalah tentang akan segera disahkannya RUU KUHP padahal masih banyak pasal atau ayat yang berpotensi mengekang bahkan menjerat pers dan wartawan kalau tidak dikoreksi.

Ketua Dewan Pers beserta anggota intensif melobi ke fraksi-fraksi di DPR, setelah sebelumnya menyampaikan catatan perbaikan di Menko Polhukam Mahfud MD.

Ketika ada acara Evaluasi Survei IKP di Yogya, beliau sempat kelelahan gara-gara pesawat yang membawa kami dari Jakarta ke New Yogyakarta tertunda keberangkatannya.

Saat mendarat, terpaksa menunggu belasan menit untuk dapat angkutan. Perjalanan ke kota juga memakan waktu lama karena adanya perbaikan jalan sehingga ada buka tutup.

Malangnya lagi, karena hari Minggu dan Jalan Malioboro ditutup, supir yang tidak berpengalaman menurunkan kami di ujung jalan arah Tugu. Dari situ terpaksa disambung becak. Melelahkan.

Keesokan harinya, di ruangan acara, dia bertanya ke saya. 

Halaman:

Tags

Terkini