Dalam sambutannya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengapresiasi komitmen GudangAda yang diberikan untuk sektor UMKM.
“Pemprov DKI Jakarta melakukan banyak upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi, khususnya bagi pebisnis UMKM. Lewat partisipasi dan sinergi dengan pihak swasta, seperti dengan GudangAda, ini tentunya akan memberikan kontribusi positif bagi percepatan pemulihan ekonomi bagi pelaku bisnis UMKM di DKI Jakarta. Selama ini lewat Jakpreneur, Dinas PPKUKM telah aktif melatih, mendampingi, membantu perizinan hingga permodalan pebisnis UMKM,” ujar Riza.
Program 1 Juta Melek Digital ini pun turut didukung oleh salah satu partner resmi GudangAda, PT Tokai Dharma Indonesia.
“Kami mendukung upaya pemerintah dan GudangAda untuk terus memberdayakan UMKM lewat digitalisasi bisnis. Sebagai produsen, Tokai menyadari pentingnya sinergi UMKM sebagai titik distribusi barang terakhir dan platform marketplace seperti GudangAda yang membantu UMKM mendigitalisasi bisnis," ujar Octavianus Kirana Indra, Presiden Direktur PT Tokai Dharma Indonesia.
GudangAda berencana membangun solusi terintegrasi (one-stop shopping) yang memberdayakan seluruh pelaku industri B2B.
Ke depannya, ekosistem digital GudangAda akan mencakup layanan transaksi (pengadaan, pencarian dan pembelian), layanan logistik (pengiriman dan pergudangan), sistem manajemen toko (sistem transaksi/POS, inventori dan akuntansi), layanan keuangan (sistem pembayaran dan kredit), dan layanan pemasaran.
Berbagai solusi ini akan memberdayakan produsen dan pedagang tradisional untuk memanfaatkan peluang bisnis di era pertumbuhan ekonomi digital. GudangAda juga berinvestasi dalam artificial intelligence (AI) yang akan menghadirkan layanan personalisasi untuk memberikan pengalaman berbisnis dengan lebih baik.
Teknologi GudangAda memungkinkan pedagang dan pebisnis UMKM untuk mencari suplai bahan baku dengan ragam produk lebih banyak dan jangkauan lebih luas. (Rls/Red)