"Di Sulawesi Tenggara sangat viral bahwa akan ada Hari Pers Nasional, semua kami sudah siap lahir batin untuk menyukseskan Hari Pers Nasional. Kita berdoa tidak ada sesuatu hal yang terjadi, tidak terjadi klaster baru," ucapnya.
Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga Penanggung Jawab HPN 2022, Atal Sembiring Depari melihat media sosial bertumbuh pesat di tengah kemajuan teknologi digital. "Saya termasuk selalu berkata sudah perlu ada UU yang mengatur media sosial ini, tapi nggak tahu sampai sekarang tidak ada inisiatif," ucapnya.
Sementara, medsos cenderung dipakai menyebarkan kebencian dan provokatif. "Saya berharap medsos diatur, jangan terus dibiarkan itu," ujar mantan ketua umum SIWO Jaya ini.
Atal juga mendorong agar wartawan terus meningkatkan kompetensinya. Karya jurnalistik sekarang ini tidak lagi cukup dihadirkan melalui tulisan, tetapi juga lewat gambar, statistik, dan item lainnya.
"Mungkin sekelas kami mau jadi wartawan sudah tidak laku lagi, karena penguasaan teknologi sudah agak lambat, tapi kita-kita kan bos jadi tidak perlu kerja," kelakarnya.
"Tapi untuk wartawan tidak cukup lagi sekarang, dia harus komplit, multitasking. Kalau ilmunya setengah-tengah, tidak bisa diharapkan," ucap Atal, menambahkan.
Dalam peluncuran HPN 2022 juga diumumkan pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2021 untuk enam kategori.
Turut hadir Dirjen Komunikasi Informasi dan Publikasi Kementerian Kominfo Usman Kansong, Wakil Ketua Umum Dewan Pers Hendry Ch. Bangun, Ketua KPI Pusat Agung Suprio, Direktur Program dan Berita LPP TVRI Irianto, serta Ketua Panitia Tetap Anugerah Jurnalistik Adinegoro PWI PWI Pusat Rita Sri Hastuti. - Humas HPN 2022 PWI Pusat -