nasional

Dharma Pertiwi Punya Peran Penting Hadapi Pandemi 

Jumat, 16 Juli 2021 | 18:57 WIB

Disisi lain, Nanny memahami kondisi saat ini dimana terdapat problem psikologis di masyarakat berupa kejenuhan selama satu tahun adanya pandemi, sehingga tidak mudah untuk mengedukasi masyarakat. 

"Kita perlu memberikan pemahaman bahwa penyelesaian pandemi ini tidak hanya dari aspek kepentingan pemerintah atau aspek kepentingan tenaga medis saja. Tapi sejatinya harus dilakukan upaya semua pihak," ujarnya. 

Nanny juga mengatakan, Dharma Pertiwi juga punya peran penting di masa wabah pandemi ini. Ketahanan keluarga bahkan ketahanan masyarakat berada di tangan istri-istri yang tangguh. 

"Kami mendampingi tugas suami setiap harinya, mengingatkan suami kami untuk tidak lengah dalam upaya pencegahan penularan COVID-19 selama bertugas," katanya.

Apabila berbicara mengenai PPKM Darurat di Jawa-Bali saja, lanjut Nanny, ada 34.198 personel TNI yang terlibat dan terdiri dari Babinsa, Babinpotmar, dan Babinpotdirga dan termasuk penebalan pasukannya sebanyak 11.429 personel TNI. Dan jika diakumulasi untuk pelaksanaan PPKM Mikro dan PPKM Darurat di seluruh wilayah Indonesia, ada sebanyak 63.207 personel yang terlibat. 

"Tentu para TNI ini sangat membutuhkan support secara moril yang pasti berasal dari rumah, dari kami para istri-istri. Tidak saja support secara moril, melainkan kami juga selalu menjaga kesehatan dengan sedapat mungkin menjaga imunitas tubuh," katanya. 

Nanny juga menyebut, tidak saja dari kontribusi mendukung dari dalam rumah, Dharma Pertiwi juga turut ikut membina masyarakat di satuan masing-masing, dengan tak henti-hentinya memberikan informasi positif untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan. 

Dalam kesempatan itu, Nanny jiga mengingatkan seluruh pengurus Dharma Pertiwi agar dapat menggunakan informasi yang berasal dari sumber-sumber terpercaya. Gunakan kanal-kanal resmi penanganan COVID-19 untuk rujukan yang sudah pasti benar. Sehingga masyarakat dapat teredukasi dengan baik. 

Halaman:

Tags

Terkini