Setu, bidiktangsel.com — Angka meninggal di Kota Tangsel, akhir-akhir ini cukup tinggi. Pemerintah daerah setempat diminta tidak hanya sekedar melayani pasien Covid-19 saja, tapi juga memberi kan pelayanan pula bagi keluarga pasien meninggal.
“Tidak sedikit dari mereka yang meninggal dunia merupakan adalah kepala keluarga atau tulang punggung di keluarganya sehingga harus ada peran khusus untuk membantu para keluarga yang kehilangan tulang punggung keluarganya,” ungkap Sekretaris Komisi 2 PKS DPRD Tangsel, Paramitha Messayu.
Ungkapan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Komisi II DPRD Tangsel selaku mitra kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana (DPMP3KB) Kota Tangsel.
Pihaknya meminta kepada DPMP3KB Kota Tangsel untuk memberi layanan post covid bagi masyarakat.
Dalam rapat itu, Paramitha menilai keluarga yang ditinggalkan juga butuh pertolongan di tengah keadaan ekonomi yang sulit saat ini.
"Banyak masyarakat yang kehilangan kepala keluarga yang notabene adalah tulang punggung keluarga akibat Covid-19. Hal ini harus mendapat perhatian DPMP3KB demi menjaga ketahanan keluarga, minimal untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga," ujarnya.
Menurutnya, keluarga adalah entitas terkecil dari masyarakat. Ketahanan keluarga erat kaitannya dengan kemampuan suatu keluarga untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.