nasional

Sudah Divaksinasi, Penggunaan Masker dan Menjaga Jarak Sangat Penting

Kamis, 3 Juni 2021 | 23:32 WIB

Studi dari Mehul Patel dan para koleganya menemukan bahwa dibutuhkan usaha yang terkoordinir untuk memaksimalkan cakupan vaksinasi dan pelaksanaan penanggulangan pandemi termasuk dengan protokol kesehatan. “Untuk mengurangi beban COVID-19 hingga kepada tahapan yang dengan aman memungkinkan upaya meghidupkan kembali ekonomi dan kegiatan sosial,” terang Patel.

Meski demikian Patel dan timnya tidak menjelaskan dengan lebih rinci kapan titik amannya Amerika Serikat dapat menghentikan langkah pencegahan pandemi COVID-19. “Dalam simulasi kami jika cakupan vaksinasi mencapai 75%, kami melihat tingkat infeksi virus menurun,” ujar Patel.

Juru bicara COVID-19 dari Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mempertegas pentingnya penegakan protokol kesehatan saat vaksinasi terus dilaksanakan.

“Penanganan pandemi COVID-19 tidak bisa dilakukan secara tunggal. Vaksinasi harus diiringi dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan agar bisa mengendalikan pandemi COVID- 19,” tegas dr. Nadia.

Vaksinasi COVID-19 merupakan salah satu langkah penanganan COVID-19. Usai divaksinasi, orang tersebut memilliki risiko tiga kali lebih rendah terkena COVID-19.

dr. Nadia menambahkan bahwa, usai mendapatkan suntikan dua dosis vaksin COVID-19, kekebalan tubuh tercipta sekitar satu bulan kemudian. “Dari hasil uji klinis diketahui kekebalan optimal baru bisa didapatkan setelah 28 hari setelah penyuntikan,” terang dr. Nadia.

Oleh karena itu, meski sudah divaksin jangan sampai lengah menjalankan protokol kesehatan 3M (menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan) serta mengurangi mobilitas dan hindari kerumuman. (*/Red)

Halaman:

Tags

Terkini