nasional

Jaga dan Sayangi Orang Tua dengan Vaksinasi

Sabtu, 29 Mei 2021 | 23:47 WIB

Menurutnya, daerah perlu melaku kan gerakan bersama yang jauh lebih masif dengan melibatkan stakeholder terkait agar semakin banyak lansia yang divaksinasi. Termasuk mencipta kan model baru vaksinasi yang mudah, aman dan nyaman.

“Kami membuat kebijakan, satu pendamping yang membawa dua lansia akan ikut disuntik vaksin.

Mudah mudahan daerah juga akan diimplemen-tasikan. Karena ada 456 Kabupaten/ Kota yang cakupan vaksinasi lansia masih di bawah 25%. Saya kira daerah perlu mencontoh DKI Jakarta, yang camat maupun lurah ikut terlibat untuk memobilisasi lansia,” kata Maxi.

Di samping kemudahan akses, kepercayaan masyarakat mengikuti vaksinasi untuk melindungi dari potensi penularan COVID-19, turut menjadi perhatian pemerintah. 

Sebab, ada kecenderungan para anak-anak lansia ini khawatir mengikutsertakan orang tua mereka vaksinasi karena takut akan keamanan dan efektivitas vaksin.

Koordinator PMO Komunikasi Publik KPCPEN Arya Sinulingga mengatakan, pemerintah menarget kan 181,5 juta penduduk Indonesia mendapatkan vaksin COVID-19. Proses penyuntikan yang telah dimulai sejak 13 Januari 2021 ditargetkan rampung dalam waktu satutahun.

Karenanya, Arya menambahkan, pemerintah melibatkan semua pihak termasuk swasta untuk menyukseskan program vaksinasi nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah semakinbanyak membuka lokasi vaksinasi yang bertujuan memudahkan juga mendekat-kan akses vaksinasi terutama bagi lansia. 

Halaman:

Terkini