"Jika produksi setara listrik panas bumi sebesar 4.618 GigaWatt hours (GWh) yang dihasilkan atau lebih tinggi 14 persen dari target yang ditetapkan pada tahun 2020 tentu saja ini kabar baik. Pasokan terjaga," tuturnya.
DPR juga telah meminta PGE berkomitmen meningkatkan produksi energi ramah lingkungan dalam program bauran energi nasional menjadi 23 persen pada 2025, terkhusus energi panas bumi di Provinsi Lampung. "Komitmen ini yang selalu kita kawal, agar terjadi pemerataan penerangan di seluruh daerah di Lampung," imbuhnya.
Terakhir, Azis Syamsuddin berharap, dalam upaya memutus mata rantai sebaran wabah Virus Corona (Covid-19) DPR juga terus mendorong adanya percepatan suplai vaksin ke daerah. Terakhir data yang diterima, Lampung mendapatkan 18.840 vial vaksin COVID-19 termin kedua bagi pelaksanaan vaksinasi tahap dua.
"Dari informasi yang saya dapatkan kemarin, Alhamdulillah Provinsi Lampung menerima vaksin COVID-19 termin kedua bagi vaksinasi tahap kedua. Harapannya, vaksin tersebut segera didistribusikan kepada 15 kabupaten dan kota," pinta Azis.
Dengan datangnya vaksin COVID-19 termin kedua diharapkan dapat memenuhi kebutuhan vaksin tahap kedua bagi petugas pelayanan publik serta orang lanjut usia. Untuk tahap kedua ini sasaran vaksinasi ada 79.889 orang yang terbagi menjadi 34.592 orang lansia serta 45.296 orang petugas pelayanan publik.
"Tentu kita berharap upaya mempercepat vaksinasi berjalan dengan baik dan lancar. Ini bagian dari ikhtiar bangsa dalam upaya pemulihan ekonomi dan menjaga kesehatan masyarakat," tutup Azis Syamsuddin. (as)