Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini meyakini, TPA regional yang berdiri nantinya mampu meningkatkan kualitas penanganan sampah untuk 7 kabupaten/kota yaitu Kota Bandar Lampung, Metro, Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, Lampung Selatan, Lampung Tengah dan Lampung Timur.
”Sekali lagi gagasan dan upaya ini merupakan terobosan yang sangat bermanfaat. DPR mensuport langka ini,” terang Azis Syamsuddin. dalam keterangan tertulisnya.
Wakil rakyat dari Dapil Lampung II ini pun menaruh harapan jika pembangunannya berlangsung di Kota Baru, Lampung Selatan, diharapkan tidak menuai kendala. ”Perhatikan lagi ketersediaan lahan dan regulasinya. Jangan sampai gagasannya bagus, tapi implementasinya menuai pro dan kontra,” tegasnya.
PSEL akan menjadi metode baru dalam mereduksi timbunan sampah dalam perhari. Anda bisa bayangkan jika dalam sehari ada 1000 ton sampah yang mampu diolah. ”Ini butuh serapan tekhnologi, SDM yang mumpuni. Harapannya PSEL segera direalisasikan,” pinta Azis.
Azis juga menekankan, instalasi pengolahan limbah B3 diharapkan menjadi pusat pemusnahan limbah B3 wilayah Sumatera dan juga sebagai sumber pendapatan asli daerah yang baru.
”Saya mengajak semua elemen masyarakat di Lampung untuk bergerak bersama dengan konsisten mengurangi sampah plastik. Partisipasi masyarakat paling utama. Meski pun kita tidak bisa menghindarinya 100 persen setidaknya kita sudah berperan,” pungkas Azis Syamsuddin. (as)