nasional

Persetujuan BPOM, Masyarakat Tak Perlu Ragu Ikut Program Vaksinasi Covid-19

Senin, 11 Januari 2021 | 21:21 WIB

Penilaian yang telah dikeluarkan oleh Badan POM terhadap efikasi dari vaksin COVID-19 adalah  65,3%, hal ini menunjukan vaksin ini diyakini mampu menurunkan penularan sebesar 65,3% dan  lebih tinggi dari ketentuan WHO untuk efikasi minimal vaksin COVID-19.

Menurut dr. Jane, tidak ada efikasi vaksin yang angkanya mencapai 100%, “Ada yang 78%, ada  juga yang mencapai 90%. Ini artinya masih ada kemungkinan 10- 25% tertular penyakit. Tetapi  sakitnya tidak berat dan tingkat infeksi juga akan turun drastis sehingga dapat mengurangi angka  yang meninggal dan beban rumah sakit,” ujarnya. 

dr. Jane menyampakan bahwa efikasi vaksin 65% tetap bermanfaat untuk perlindungan diri,  keluarga dan orang lain. “Efikasi 65% ini masih lebih baik daripada tidak ada sama sekali  perlindungan. Apalagi saat ini rumah sakit sudah semakin penuh. Kita butuh vaksin COVID-19  untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan menekan angka penularan virus,” imbuh beliau. 

Masih dalam kesempatan yang sama, dr. Jane juga menerangkan agar masyarakat tidak  mengkhawatirkan efek setelah vaksinasi nantinya. “Sebenarnya saat vaksin menghasilkan efek  simpang yang ringan seperti kemerahan atau demam, itu termasuk vaksin yang aman. Itu bisa  dipahami dengan di dalam tubuh vaksin itu bekerja, tubuh terangsang untuk membentuk antibodi.  Jadi, kita jangan takut. Tapi untuk prinsip kehati-hatian, pemerintah sudah mengatur agar setelah  divaksinasi nanti menunggu 30 menit, untuk mengetahui ada efek simpang atau tidak,” beliau  menambahkan. 

Dikarenakan nantinya vaksinasi COVID-19 disuntikan dua dosis dalam kurun waktu 14 hari, maka  dr. Jane mengingatkan agar semua peserta mengikuti aturan yang berlaku, “Dan nanti  diharapkan kerjasamanya. Kalau kita sudah terjadwal untuk vaksinasi, jangan membuat rencana  untuk pergi. Itu sampai kita mendapat vaksinasi yang kedua, jangan sampai tidak lengkap.  Karena 1 dosis itu tidak cukup,” terangnya. 

Tidak lupa pula dr. Jane menghimbau baik kepada tenaga kesehatan dan masyarakat agar tidak  mengabaikan protokol kesehatan meski sudah mendapat vaksinasi nantinya. “Jadi, walaupun kita  sudah mendapat vaksinasi, tetap disiplin memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak  (3M). Sampai tidak ada penularan lagi. Tenaga kesehatan harus memberikan contoh yang baik,  dengan menjalankan 3M,” tutupnya. (*/Red)

Halaman:

Terkini