nasional

Menjadi Milik Siapakah Sesungguhnya Kebenaran?

Senin, 14 Desember 2020 | 08:43 WIB

Media harus melakukan cek fakta, sehingga peran yang diamanatkan oleh Undang-Undang Pers yakni melayani masyarakat dengan menyampaikan informasi, memberi edukasi, menghibur, dan melakukan fungsi kontrol sosial dapat berjalan on the track.

Kemampuan untuk menyampaikan kebenaran, pada sisi lain sering dibayangi oleh ancaman kekerasan, baik secara fisik maupun psikis. Laporan-laporan terjadinya kekerasan dan intimidasi dari peliputan demonstrasi penolakan revisi UU KPK, Omnibus Law, dan sebagainya menunjukkan bahwa perlindungan kepada wartawan dalam menjalankan tugas belum dipahami sebagai “tanggung jawab bersama” elemen-elemen masyarakat yang membutuhkan informasi dan mengawal pencerdasan kehidupan bangsa.

PWI, sebagai saah satu organisasi profesi kewartawanan, di semua level kepengurusan baik pusat, provinsi, maupun kabupaten/ kota, dituntut punya ikhtiar sistematis untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi anggotanya. Peningkatan profesionalitas itu antara lain ditempuh melalui penyelenggaraan intensif Uji Kompetensi Wartawan (UKW), jaminan advokasi dan perlindungan baik fisik maupun hukum, serta ikhtiar-ikhtiar yang terkait dengan kesejahteraan.

Dengan peta tantangan di tengah bananalitas perebutan ruang publik, kemampuan komprehensif wartawan baik secara teknis maupun etis, tidak bisa lagi ditawar-tawar. Dibutuhkan adaptasi total ke kemampuan dan sikap multiplatform, sehingga makin cerdas membaca kecenderungan perebutan ruang publik yang menggunakan aneka platform media sosial.

Pada 2021 sudah terproyeksikan tugas lanjutan media untuk mengawal isu-isu publik, khususnya di seputar pengendalian pandemi Covid-19. Peliputan akan berfokus pada penggunaan vaksin, keadilan distribusinya, evaluasi pelaksanaannya, perkembangan penanganan pasien positif, disiplin protokol kesehatan, adaptasi perilaku baru, serta pengawalan bantuan sosial yang pada 2020 terbukti diselewengkan.

Fokus liputan itu menuntut intensitas pemosisian wartawan dalam tugas profesinya, yang menggambarkan tanggung jawab sosial untuk bangsa. Menyajikan kebenaran merupakan mahkota profesi ini.

-- Amir Machmud NS, wartawan SUARABARU.ID dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah.

Halaman:

Tags

Terkini