Sutradara Ngekting jelas Iwan, dikemas dalam konsep multi media, film directing shot by shot, serta menempatkan naskah satu babak "Petang di Taman” karya Iwan Simatupang sebagai pilihan.
Sutradara Ngekting akan digelar secara virtual dari Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini Jakarta Pusat, akhir Desember 2020 mendatang.
Pertunjukan ini menjadi proses transformasi teks dan aktor, yang menempatkan para sutradara, baik sutradara teater, film, maupun sinetron, menjadi aktor-aktris. Mereka dituntut dapat menghadir kan teater; mengaktualisasikan cerita di atas panggung.
Para sutradara yang akan tampil sebagai aktor dan aktris di pergelaran ini antara lain, *Taslim Idrus, Edward AN, Mohan Mehra, Joind Bayuwinanda, Maya Azeezah,dan Ade Bilal.
Mereka adalah para sineas, dan penggiat teater, yang secara profesional sudah banyak menyutradarai sinetron maupun pertunjukan teater.
Termasuk diantaranya perupa (pelukis), penulis sastra, creative writer (penulis skenario), presenter, wartawan,penyiar radio, dan praktisi kesenian lainnya.
Iwan Burnani dalam hal ini, melalui lembaga seni Teater Baling-Baling, Sanggar Humaniora, serta didukung Dinas Kebudayaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Zonmer Official (PT. Citrus Cipta Sinergi), yang bertindak sebagai impresario, akan menimpilkan ‘Sutradara Ngekting,' secara virtual.
Pertunjukan ini sebelumnya didahului kolokium virtual dalam kajian, Teater : Tetap Kreatif di Tengah Masa Pandemi Pantang Takluk!, Menghadirkan para seniman panggung, sineas, musisi, penggiat budaya, artis dan wartawan, antara lain, Iwan Burnani, Dedi Setiadi, Putu Wijaya, Sawung Jabo, Eddie Karsito, dan Sha Ine Febriyanti.*