Adib pun mempertanyakan ketika pandemi selesai 3 bulan, apakah gaji anggota fraksi PDIP tetap akan disumbang kan selama setahun?
"Harusnya declaire saja di awal, memberi-kan kewenangan kepada kas daerah, bahwa gaji potong selama setahun. Ini lebih clear" ucapnya.
Adib menyarankan Fraksi PDIP mendo-rong menggunakan pergeseran anggaran aspirasi, yang jumlahnya bisa lebih besar. Atau, menutup kunker selama tahun 2020, yang menurutnya hal ini akan dinilai lebih efektif dan bermanfaat oleh rakyat Tangsel.
"Karena kan bicaranya tadi, imbas pandemi bukan berbicara saat wabah berlangsung, setelah wabah kan perlu perhatian khusus juga untuk masyarakat bangkit,"katanya.
Adib pun menyoroti dan menyerukan kepada seluruh anggota DPRD Tangsel agar aktif turun ke bawah bersama rakyat. Menurutnya saat ini rakyat butuh perhatian DPRD sebagai konstituennya dan sebagai wakil rakyat tidak hanya saat kampanye.
"Wong cilik butuh pendampingan. Kalo itu dilakukan, publik akan menilai respon DPRD sebagai wakil rakyat tak setengah hati."pungkasnya. (*/db)