Sementara itu, Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A. berharap melalui keikutsertaan pada kegiatan Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XXI ini, akan banyak manfaat yang dapat dipetik, dengan banyaknya inovasi-inovasi dari berbagai daerah di seluruh Indonesia yang ditampilkan. "Kita ingin ada yang bisa dipelajari dan dapat diterapkan di Kabupaten Pringsewu, yang tentunya disesuaikan dengan kondisi yang ada," ujarnya.
Wakil Bupati Pringsewu didampingi jajaran Pemkab Pringsewu dan Wakil Ketua TP-PKK Pringsewu pada kesempatan tersebut juga turut menyaksikan stand-stand dari berbagai daerah di Indonesia yang memamerkan berbagai inovasi serta teknologi sederhana karya masyarakat serta potensi-potensi berbagai daerah, termasuk diantaranya di stand Provinsi Lampung, yang juga menampilkan karya-karya terbaik dari kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Termasuk diantaranya dari Kabupaten Pringsewu yang menampilkan sebuah inovasi yakni EBM-02 (Bio Insektisida Ramah Lingkungan) Pembasmi Hama Wereng, karya Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) SMA Negeri 2 Pringsewu, yang merupakan binaan Bappeda dan Dinas PMP Kabupaten Pringsewu.
Wabup tampak antusias, dan beberapa yang menarik perhatiannya diantaranya adalah inovasi pompa air hemat energi tanpa listrik dan BBM yang diberi nama ARJU, karya Ratno Budi Saputro, warga Desa Kaliurip, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Kemudian juga ada Hot Mixer Paving Block Manual, yang berfungsi untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi Paving Block, karya Suprapto, warga Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, serta beberapa inovasi lainnya dari berbagai daerah. (azs)