nasional

Ngopi Se Warung, Kemana Arah Politik Kaum Milenial?

Senin, 2 September 2019 | 09:27 WIB

Menurut, Putri Ayu yang baru dilantik menjadi legislatif beberapa hari lalu dari PDI Perjuangan, berumur 25 thn dan kader termuda di partainya dan untuk di legislatif ada yang lebih muda dari nya.

"Saya menggangap itu suatu apresiasi bahwa kehadiran teman-teman milenial dipolitik hari ini sudah tidak dianggap sebelah mata, karena ada lho…di Tangsel seorang calon legislatif berumur 22 tahun yang terpilih sebagai anggota DPRD," ujar Putri Ayu yang diikuti tepuk tangan dari yang hadir.

Putri juga menjelaskan mengenai perannya milenial di politik bahwa melenial atau pemuda tidak saja didefinisikan soal usia.

"Saya sangat sering kecewa berat bahwa ketika ada pengurangan makna atau birokrasinya para politisi ketika saya turun ke masyarakat dianggap miskin pengalaman, ini masih muda, belum ngerti birokrasi padahal tidak, saya menganggap pemuda atau milenial itu adalah kompetensi dalam menghadirkan gagasan dan ide baru yang didapat, itu akan muncul sesuatu yang fres juga," tuturnya.

Putri Ayu Anisya mengajak para seluruh teman- teman milenial untuk terjun ke partai Politik, jangan menganggap politik itu dimaknai sebagai kekuasaan, dimaknai sebagai jabatan atau hal lainnya.

Kedepan, Putri berharap Pemerintah Kota Tangsel bisa membuka wadah atau peluang bagi pemuda Tangsel untuk berorganisasi, pergerakan, berhimpun dan sebagainya. 

"Saya menganggap perlu adanya keterbukaan atau ruang-ruang diskusi perlu wadah, bukan hanya forum-forum resmi tapi seperti wadah kepemudaan, himpunan, organisasi, pergerakan yang bicara soal kehidupan sosial politik lokal terutama Kota Tangsel," tuturnya.

Apa sih sisi buruk dari situasi politik dinasti yang sekarang terjadi?

Halaman:

Terkini