Dengan kritis terhadap sebuah informasi, Maria yakin remaja tidak akan sembarangan berita yang tidak jelas sumber dan kebenaran isinya.
“Agar tidak mudah menerima informasi yang tidak bermanfaat, pilah juga jaringan pertemanan. Jangan sembarangan menerima permintaan pertemanan, jika memberikan kontribusi informasi yang baik dan bermanfaat,” paparnya.
Maria juga berpesan, agar remaja menggunakan medsos untuk mengembangkan minat, juga membatasi waktu. Sehingga waktu yang semestinya untuk belajar tidak tersisa berselancar di dunia maya.
Ditambahkan Dansatgas TMMD 105 Kronjo Letkol Inf Parada Warta Nusantara Tampubolon mengatakan, desakan medsos mustahil dibendung atau dihentikan. Sehingga, langkah rasional yang bisa dilakukan adalah melakukan pendidikan bijak bermedia sosial.
“Media sosial sudah menjadi gaya hidup, tidak hanya remaja tapi juga tingakatan usia lainnya. Sehingga edukasi menjadi warganet yang baik sangat penting, agar media sosial digunakan dengan bijak dan memberi manfaat positif bagi kehidupan kita,” pungkasnya. #Kodim 0510/Tigaraksa.