"Awalnya pemakai diberikan secara cuma-cuma, coba-coba, akhirnya setelah kecanduan, mereka harus membeli sendiri," ujarnya.
Setelah fase ketergantungan itu, lanjut Budi, seorang pengguna narkoba tidak lagi dapat berfikir logis dan bertindak normal. Karena, efek samping dari zat adiktif yang terkandung dalam narkoba, menyebabkan proses kerja otak terganggu.
"Setelah kecanduan, yang ada dipikiran pengguna narkoba adalah mendapatkan barang haram tersebut. Berbagai cara dilakukan, termasuk melakukan tindakan kriminal," katanya.
Saat kondisi demikian terjadi, Budi mengatakan mimpi dan cita-cita pun pupus. Karena narkoba telah mengendalikan hidup penggunanya.
"Sehingga satu-satunya adalah menghindarinya. Jangan dekati atau sentuh barang haram tersebut. Narkoba musuh kita bersama," tegasnya.
Terpisah, Dansatgas TMMD 105 Kronjo Letkol Inf Parada Warta Nusantara Tampubolon mengatakan, kegiatan bakti Non Fisik bertujuan untuk menamankan nilai-nilai kebangsaan bagi para siswa sekolah tingkat menengah atas.
Parada memandang penting upaya itu dilakukan mengingat tantangan yang dihadapi kaum milenial itu semakin berat.
"Kami berusaha menanamkan nilai-nilai positif agar adik-adik kita terhindar dari berbagai pengaruh buruk yang dapat merusak mental dan karakter mereka," kata Parada.