” Dengan mendapat informasi yang benar mengenai resiko Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), maka diharapkan remaja akan semakin berhati-hati dalam melakukan aktifitas kehidupan reproduksinya ” pesanya pada siswa
Sementara salah satu siswi SMAN 5 Mauk mengungkapkan, materi yang disampaikan tersebut memberikan pengertian dan kesadaran kepada kami pelajar siswa remaja agar didalam merencanakan keluarga, mereka dapat mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan kehidupan berkeluarga, kesiapan fisik, mental, emosional, pendidikan, sosial, ekonomi serta menentukan jumlah dan jarak kelahiran.
” Sosialisasi tentang Pendewasan usia perkawinan dan Kesehatan reproduksi kita juga diajarkan di usia dewasa yang akan menjamin kesehatan reproduksi ideal bagi wanita sehingga kematian ibu melahirkan dapat dihindari. Perkawinan di usia dewasa juga akan memberikan keuntungan dalam hal kesiapan psikologis dan sosial ekonomi,” ungkapnya
Ditambahkanya, dengan mewakili siswa ia berterimakasih pada TNI dalam kegiatan TMMD ke 105 kodim belasi yang telah memberikan sosialisasi Pendewasan usia perkawinan dan kesehatan reproduksi, sehingga kami diusia remaja dapat memahami tentang resiko serta bahayanya.(pendim 0510/Trs).