nasional

PAUD Harus Dibarengi Pendidikan Berkarakter

Minggu, 13 November 2016 | 13:30 WIB

Serpong Utara - Memperkenalkan budaya tradisional sejak dini dengan mengembangkan kreatifitas anak dan guru, agar potensi yang dimiliki dapat berkembang secara optimal.

Untuk itu Badan Pembina Taman Kanak-Kanak Islam (BPTKI) Provinsi Banten, bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tangerang Selatan, menggelar acara bertema Early Childhood Festival.

Melukis di atas payung tingkat anak Paud, senam kejujuran, karnaval dan dialog interaktif se Propinsi Banten, diselenggarakan pada hari Sabtu (12/11-2016) bertempat di Lapangan Kavaleri, Jalan Raya Serpong, Kota Tangsel.

Dalam sambutannya, Ketua BPPTKI Provinsi Banten, Ita Budiarti, mengatakan sebagai badan otonom, BPPKI sudah berkiprah dalam pendidikan anak yang Islami dalam skala nasional, sudah hampir satu dasawarsa dan skala daerah dengan dua periode kepemimpinan.

"Oleh karena amanah itu, BPPTKI diarahkan tidak sekedar berjalan, namun harus segera berlari dan terus akan meningkatkan kinerja," katanya.

Untuk itu, tambah Ita Budiarti, BPPTKI siap bekerjasama dengan kalangan eksternal lembaga dalam menyatukan visi misi dan langkah yang benar untuk anak-anak yang sehat, cerdas, kreatif, akhlak mulia dengan menyosong masa depan yang gemilang.

"Acara ini telah disepakati menjadi Agenda Tahunan BPPTKI bersama DMI," ujar Ita, Sabtu (12/11-2016) di lokasi acara.

Sementara itu, dalam sambutan Wakil Walikota Tangsel, H. Benyamin Davnie, sebelum membuka secara resmi acara ini, mengatakan, bahwa yang pertama-tama menyampaikan ucapan terimakasih, telah terpilihnya Kota Tangsel menjadi Tuan Rumah yang pertama untuk Festival Paud Tingkat Provinsi Banten.

Dan target pemecahan Rekor Muri dengan jumlah terbanyak anak Paud dengan 3 ribu anak ikut dalam lomba melukis diatas payung.

"Untuk sama-sama memajukan Paud dan untuk ajakan pemerintah saat ini adalah pembobotan dalam anak-anak usia dini," kata Bang Ben.

Menurutnya letak pentingnya anak-anak usia dini ini adalah memberikan pendidikan yang sangat penting bagi mereka, yang secara Perpekstif Paud sebagai Putera Bangsa, tentunya harus dibarengi dengan pendidikan yang berkarakter.

Kota Tangsel menurut Benyamin saat ini tidak kurang ada 400 an jumlah Paud.

"Alhamdulillah, inisiatif umumnya datang dari  masyarakat tentang berdirinya lembaga-lembaga Paud," ujarnya

Lebih lanjut Bang Bang mengatakan Pemkot Tangsel, berposisi memberikan motivasi, dan bantuan- bantuan bagi penyelenggaraan Paud.

Halaman:

Tags

Terkini