“Penentuan service level agreement harus ditetapkan agar tidak merugikan para pihak berkepentingan, terutama masyakarat (konsumen),’ imbuhnya.
Lebih lanjut Diah Natalisa menyampaikan, perubahan dari sistem manual menjadi digital, jika tanpa didukung revolusi mental para pihak terkait dalam hal ini UNPAD, BUMN dan masyarakat, maka tidak mungkin itu tercapai.
Aplikasi UNPAD-BMC ini telah mengurangi begitu banyak budaya tatap muka dan prosedur perijinan. Ia pun mengungkapkan apresiasi kepada Rektor UNPAD beserta jajaran yang telah bekerja keras dan penuh semangat dalam memberikan layanan prima, tidak berhenti melakukan inovasi dan menjadi contoh bagi instansi pelayanan publik lain. (Sugeng/Humas/PANRB)