nasional

Sekolah Wawasan Kebangsaan Dibuka Langsung Oleh Walikota Surabaya

Kamis, 23 Februari 2023 | 12:13 WIB

 "Siapapun yang menyentuh mereka, maka juga akan berhadapan dengan kami yang ada di sini semuanya. Karena ini akan memunculkan rasa kekeluargaan, rasa pancasila yang didengungkan dan harus dipahami dalam hati," sebut Cak Eri.

 

 Cak Eri berharap, para remaja yang ikut dalam Sekolah Kebangsaan bisa menjadi seorang pemimpin bermartabat dan memegang teguh ajaran Pancasila. Utamanya dalam memimpin bangsa Indonesia dan Kota Surabaya.

 

Disamping itu, Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo menyampaikan, para remaja yang ikut dalam Sekolah Kebangsaan akan dilatih dan dibina selama 8 hari ke depan. Dalam kurun waktu tersebut, para remaja akan diajarkan kedisiplinan dan diberi pendidikan dasar-dasar bagaimana memahami diri sendiri.

 

Di dalam Sekolah Kebangsaan, mereka juga harus bisa memahami tentang hidup berkelompok dan teratur sesuai dengan porsi para peserta Sekolah Kebangsaan. "Seperti inilah yang harus kita diberikan ke mereka. Intinya adalah dasar-dasar disiplin. Dan hari ini, Pak Wali mengadakan kegiatan Sekolah Kebangsaan ini sangat luar biasa dan akan saya laksanakan dengan sebaik-baiknya selama 8 hari ke depan," kata Kolonel Laut (P) Heru.

 

Heru melanjutkan, mereka akan diminta bangun setiap pukul 04.30 WIB. Setelah bangun, akan diajak berolahraga bersama dengan siswa Akademi Angkatan Laut yang juga sedang melaksanakan pendidikan di Lanudal Juanda. "Nanti mereka akan ketemu kalau olahraga pagi. Dia biar tahu militer itu bagaimana, maka adik-adik ini harus mengenal Apa itu disiplin," lanjut Heru.

 

Tak hanya itu, para remaja itu juga akan dibimbing  untuk membersihkan diri, dan melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing, setelah itu melaksanakan apel pagi pada Pukul 07.00 WIB. "Pendidikan selalu kita kumpulkan setiap pagi itu ada namanya apel pagi. Habis gitu baru nanti kegiatannya nanti pelatih yang akan ngatur," sebutnya.

 

 Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Surabaya, Eddy Christijanto menambahkan, di dalam Sekolah Kebangsaan, para remaja akan diajarkan dasar-dasar kepemimpinan, utamanya cinta tanah air, kedisiplinan, dan mempelajari ideologi Pancasila.

 

 "Seperti kata Pak Wali dan Komandan Lanudal tadi, kalau seorang pemimpin tidak tahu dasar-dasar kehidupan itu, maka dia tidak akan bisa menjadi pemimpin. Orang yang tidak disiplin itu adalah cenderungnya korupsi," tambah Eddy.

Halaman:

Tags

Terkini