Selain dari TNI/Polri, para siswa dari Sekolah Ikatan Dinas juga diterjunkan untuk percepatan penanganan.
Penambahan personel tersebut juga mempertimbangkan kondisi fisik jika pembersihan lumpur dilakukan saat waktu puasa.
Tak hanya membersihkan area pemukiman warga, Tito juga meminta penenangan dilanjutkan dengan membersihkan wilayah sungai yang sudah penuh dengan endapan pascabanjir.
Umat muslim sendiri menurut jadwal dari Muhammadiyah akan memasuki bulan puasa Ramadan pada 18 Februari 2026 mendatang, sehingga diharapkan rentang waktu tersisa bisa maksimal untuk pembersihan lumpur.
(***)