nasional

Disebut Jadi Biang Kerok Banjir Sumatera saat Menjabat Menteri Kehutanan, Begini kata Zulkifli Hasan

Selasa, 2 Desember 2025 | 19:07 WIB

Bidiktangsel.com - Zulkifli Hasan buka suara mengenai kabar yang beredar di media sosial bahwa dirinya bertanggung jawab atas bencana banjir dan longsor di Sumatera.

Politikus PAN itu disebut sebagai pihak yang bertanggung jawab pada izin dan kebijakan pembukaan lahan di Sumatera ketika menjabat sebagai Menteri Kehutanan periode 2009-2014.

“Kalau saya dikatakan Indonesia rusak karena Zulkifli Hasan, saya tersanjung. Begitu berkuasa kah saya?” kata Zulkifli Hasan dikutip dari tayang podcast di kanal YouTube Denny Sumargo pada Selasa, 2 Desember 2025.

Baca Juga: Kereta Api Khusus Petani-Pedagang Resmi Beroperasi, Nikmati Gerbong Baru dengan Tiket Seharga Rp3.000

“Jadi, nanti kalau Sumatera banjir, rusak (salah) Zulkifli Hasan, Kalimantan rusak juga Zulkifli Hasan, kok saya lebih dari luar biasa itu kekuasaan saya,” imbuhnya.

Zulhas Sebut Pembukaan Lahan untuk Komoditas Nasional

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan yang kerap dipanggil Zulhas itu kemudian membeberkan bahwa terjadi pembukaan lahan untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Zulhas menceritakan bahwa ia pernah mendapat nasihat dari salah satu temannya untuk ‘menyerahkan’ hutan kepada alam.

Baca Juga: Zulhas Beberkan Arahan Langsung Prabowo Terkait Penanganan Bencana di Sumatera: Tidak Boleh Rapat-Rapat Lagi

“Dulu ada teman saya, begitu saya jadi menteri, ‘Udahlah Zul, hutannya nggak usah diurus, kalau diurus manusia itu tambah rusak, kasih macan aja,’” ucap Zulhas menirukan nasihat temannya.

“Saya pikir-pikir ada benarnya, tapi itu kan satu sisi. Karena manusia hidup, jadi pilihan-pilihan. Kita (Indonesia) itu luas, tapi daratannya nggak luas, yang luas lautan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Zulhas menyebut jumlah impor pangan ke Indonesia yang berjuta-juta ton untuk memenuhi kebutuhan lebih dari 280 juta jiwa.

Ia juga menyinggung tentang regulasi yang diterapkan Amerika mengenai komoditas pangan untuk Indonesia.

 

Halaman:

Tags

Terkini