nasional

Tragedi di Sumatera Picu Desakan Status Bencana Nasional, Koalisi Sipil Soroti Transportasi yang Putus Total

Senin, 1 Desember 2025 | 21:09 WIB

Baca Juga: Pemprov Sumut Sebut Bantuan Logistik Aman, Akui Kendala Distribusi Sulit ke Tapteng dan Sibolga yang Masih Terisolir

Asia One juga menyoroti laporan tentang insiden penjarahan di sejumlah jalur pasokan, lantaran banyaknya korban yang kekurangan makanan dan minuman usai terdampak banjir-longsor di Sumbar.

Banjir Besar di Thailand-Malaysia

Berdasarkan laporan resmi dari Kementrian Kesehatan Thailand, jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Provinsi Songkhla mencapai 170 orang, pada Senin, 1 Desember 2025.

Diketahui, kota terbesar di Songkhla, Hat Yai sempat dilanda hujan lebat tertinggi dibandingkan dengan yang terjadi pada 300 tahun lalu.

Baca Juga: Gajah Menyusut, Banjir Mematikan: Netizen Tuntut Raja Juli Bertanggung Jawab

Dampak besar akibat bencana banjir bandang di Malaysia juga telah menyebabkan 18.700 orang terpaksa mengungsi dari sejumlah wilayah berbeda, pada Minggu, 30 November 2025.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Malaysia menyatakan, pihaknya juga telah mengevakuasi lebih dari 6.200 warga Malaysia yang terlantar di Thailand akibat bencana banjir bandang tersebut.

Bencana Nasional di Sri Lanka

Tak hanya di ASEAN, Sri Lanka juga sebelumnya telah menetapkan status darurat nasional pada Sabtu, 29 November 2025, setelah wilayahnya diterjang banjir bandang dan longsor yang dipicu Siklon Ditwah.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Dukung Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini Lewat Himpaudi Fest 2025

Insiden ini dilaporkan telah menewaskan sebanyak 153 orang dan 191 orang hilang.

Pusat Manajemen Bencana (DMC) menyebut, siklon tersebut menghancurkan lebih dari 20.000 rumah.

Sebanyak 108.000 warga kini mengungsi di tempat penampungan sementara.

Selain itu, hampir 800.000 orang memerlukan bantuan setelah harus meninggalkan rumah akibat banjir.

Halaman:

Tags

Terkini