nasional

Natalius Pigai Soal Fenomena Perundungan di Dunia Pendidikan: Indonesia Tak Akan Capai Visi Emas 2045 Jika Bullying Terus Dibiarkan

Kamis, 13 November 2025 | 10:17 WIB
Natalius Pigai menyampaikan kritik terhadap instansi pemerintah maupun swasta yang tidak serius menangani kasus bullying. (Instagram/natalius_pigai)

Baca Juga: Inabanks Investment & Property Outlook 2026: Sepakat Perkuat Sinergi Investasi dan Properti untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Politisi partai Gerindra itu menilai, bangsa tidak akan mampu bersaing di tingkat global apabila gagal membangun generasi yang kuat secara mental dan bebas dari praktik kekerasan sosial di sekolah.

“Kan mau 2045 leading di tingkat dunia, gimana dong kalau kita tidak melakukan penguatan sekarang?” ujar Natalius.

Dorong Sinergi 4 Lembaga untuk Hapus Bullying

Natalius menjabarkan bahwa tanggung jawab memberantas bullying tidak hanya berada di satu instansi, tetapi merupakan kerja bersama empat pilar.

Baca Juga: Pedagang Pasar Serpong Desak Solusi Nyata: Komisi II DPRD Tangsel Gelar RDPU Bahas Penataan dan Relokasi

Adapun empat pilar tersebut adalah lembaga penanggung jawab pengetahuan (pendidikan), penanggung jawab keterampilan (pelatihan dan pengembangan), penanggung jawab aparat negara (penegak hukum), serta penanggung jawab mental dan spiritual (keluarga dan lembaga keagamaan).

“Kalau bullying itu terjadi di dunia pendidikan, maka empat lembaga inilah yang harus duduk bersama untuk merumuskan, untuk meniadakan tindakan,” pungkasnya. (***)

Halaman:

Tags

Terkini