nasional

AI Masuk Kurikulum Sekolah Mulai Tahun Ajaran 2025/2026: Strategi Pemerintah Siapkan Generasi Cakap Teknologi

Sabtu, 3 Mei 2025 | 18:47 WIB
Potret Wapres Gibran menyatakan AI akan masuk ke kurikulum ajaran baru 2025/2026. (Tangkapan layar YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia)

Bidiktangsel.com – Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap kemajuan teknologi dengan menjadikan Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari kurikulum pendidikan nasional.

Kebijakan ini akan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026 dan mencakup semua jenjang pendidikan, dari SD hingga SMA/SMK.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri acara di Kampus Anggrek Binus University, Jakarta Barat, Jumat (2/5/2025).

Baca Juga: Satgas Motor Penggerak PAD: Strategi Baru Bupati Pandeglang Dorong Kemandirian Fiskal Daerah

Dalam pernyataannya, Gibran menyebut bahwa langkah ini merupakan hasil diskusi dalam rapat terbatas antara pemerintah dan para pemangku kepentingan bidang pendidikan.

“Beberapa hari lalu kita ratas bertemu dengan Pak Menteri Pendidikan, nanti di tahun ajaran baru kita mulai memasukkan kurikulum AI. Pelajaran AI nanti di SD, SMP, SMA, SMK juga,” ujar Gibran.

Wapres Gibran menegaskan bahwa AI tidak seharusnya dilihat sebagai ancaman bagi tenaga manusia, melainkan sebagai alat yang akan memperkuat produktivitas dan efisiensi.

Baca Juga: Pemkab Pandeglang Tanggap Cepat Perbaiki Jalan Berlubang di Pertigaan Tenjolaya Meski Dalam Masa Efisiensi Anggaran

Ia mengutip sebuah pernyataan yang menggugah: “AI tidak akan menggantikan manusia, tapi orang yang tidak menggunakan AI akan dikalahkan oleh mereka yang menggunakan AI.”

Untuk memperkuat urgensi pengenalan AI sejak dini, Gibran memberikan beberapa contoh konkret pemanfaatan teknologi ini di dunia industri.

Salah satunya adalah PT Jasa Marga yang telah mengintegrasikan AI dalam sistem monitoring lalu lintas saat musim mudik lebaran.

Baca Juga: Seba Baduy 2025: Simbol Harmoni Alam dan Budaya, 1.769 Warga Baduy Sambangi Pendopo Lebak

“Jasa Marga sudah pakai AI. Stafnya anak-anak muda semua, mereka bisa melihat trafik di sepanjang ruas-ruas tol, jadi bisa tahu kapan harus dibikin one way atau contraflow,” kata Gibran.

Selain itu, ia juga menyebut teknologi pengenalan wajah berbasis AI yang sudah digunakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk meningkatkan keamanan.

Halaman:

Tags

Terkini