nasional

Gizi Buruk Disebut Sebagai Penyebab Timnas Indonesia Sulit Menang

Minggu, 23 Maret 2025 | 09:16 WIB
Foto menu program Makan Bergizi Gratis. (Instagram/badangizinasional.ri)

BIDIKTANGSEL.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyoroti pentingnya pemenuhan gizi yang baik dalam dunia olahraga, khususnya sepakbola.

Dalam sambutannya pada acara Penandatanganan MoU di kantor Kementerian PU, Jakarta, Sabtu (22/3/2025), ia menyinggung bahwa asupan gizi yang tidak optimal bisa berdampak pada performa atlet, termasuk Timnas Indonesia.

Dadan menjelaskan bahwa masyarakat miskin dan rentan miskin di Indonesia memiliki tingkat kelahiran yang tinggi.

Baca Juga: Pemprov Banten Berkomitmen Selesaikan Pengangkatan Guru Honorer P1 dan R3 Database BKN

Hal ini berimbas pada pemenuhan gizi yang tidak seimbang sejak masa kanak-kanak, yang pada akhirnya berdampak hingga dewasa, termasuk bagi mereka yang berkarier di dunia olahraga.

"Banyak dari mereka yang tidak pernah melihat menu dengan gizi seimbang. Kalau ini tidak diintervensi, dampaknya akan terus berlanjut," ujar Dadan.

Dampak Gizi Buruk pada Performa Timnas

Dadan mengaitkan kondisi tersebut dengan kesulitan Timnas Indonesia dalam meraih kemenangan.

Baca Juga: Safari Ramadan 1446 H di Serang: Momentum Berbagi dan Silaturahmi

Menurutnya, untuk bisa bertanding selama 90 menit dengan performa optimal, seorang atlet membutuhkan asupan gizi yang baik sejak kecil.

"Jadi jangan heran kalau Timnas sulit menang. Main 90 menit itu berat, kenapa? Karena gizinya tidak bagus. Banyak pemain bola lahir dari kampung dengan akses gizi yang kurang," tambahnya.

Namun, Dadan juga mengapresiasi perkembangan Timnas saat ini, yang dinilainya mulai membaik berkat kehadiran pemain naturalisasi yang mendapat asupan gizi baik sejak kecil.

Baca Juga: Bupati Tatu Serahkan NPHD untuk PSU Pilkada Kabupaten Serang 2024

"Sekarang Timnas sudah lebih baik karena ada 17 pemain yang berasal dari lingkungan dengan gizi yang cukup, seperti Belanda," ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini