nasional

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Jelaskan Kebijakan Kesejahteraan Guru ASN dan Non-ASN: Fokus pada Sertifikasi dan Pelatihan

Rabu, 1 Januari 2025 | 20:45 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu'ti.

Baca Juga: Sekda Serang Ajak Wisatawan Nikmati Pesona Pantai Anyer-Cinangka Saat Liburan Tahun Baru

Integrasi Coding dalam Kurikulum Sekolah
Selain fokus pada kesejahteraan guru, Mendikdasmen juga menyoroti upaya pemerintah dalam mengintegrasikan coding ke dalam kurikulum sekolah.

Terdapat tiga jenis implementasi coding: berbasis internet, tanpa internet dengan paket khusus, dan alat permainan kreatif yang bisa dikembangkan sendiri.

“Coding tidak harus menambah mata pelajaran baru, cukup merubah isi mata pelajaran yang sudah ada, seperti teknik informatika dan keterampilan,” jelasnya.

Baca Juga: Kenaikan Tarif PPN 12 Persen Berlaku 1 Januari 2025: Hanya untuk Barang dan Jasa Mewah

Dengan demikian, kebutuhan akan guru baru dapat diminimalkan, cukup dengan melatih guru yang sudah ada.

Abdul Mu'ti juga menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan telah mengusulkan tambahan anggaran untuk mendukung pelatihan dan pengembangan kompetensi guru, termasuk penerapan coding di berbagai wilayah.

"Mudah-mudahan DPR menyetujui usulan ini agar lebih banyak sekolah, termasuk di daerah terpencil, dapat merasakan manfaatnya," harapnya.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Terinovatif KIPP Banten 2024

Terkait guru di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), Abdul Mu'ti mengakui bahwa pembahasan masih berjalan.

"Koordinasi lintas kementerian sedang kami matangkan, terutama untuk skema anggaran. Hal ini penting untuk memastikan semua guru, baik di bawah Kemendikbud maupun Kemenag, mendapatkan perhatian yang setara," tutupnya.

Dengan kebijakan ini, diharapkan kualitas pendidikan Indonesia dapat meningkat secara menyeluruh, seiring dengan peningkatan kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pendidikan nasional.

(***)

Halaman:

Tags

Terkini