nasional

Respon Presiden Prabowo Subianto Terkait Vonis Korupsi Ratusan Triliun: Seruan untuk Refleksi dan Pembenahan Nasional

Senin, 30 Desember 2024 | 19:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberi pengarahan kepada jajaran petinggi pemerintah pusat dan pemerintah daerah saat acara Musrenbangnas di Kantor Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Senin (30/12/2024). (Bappenas RI)

Jakarta, bidiktangsel.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan tegas terhadap putusan hukum atas kasus korupsi yang melibatkan dana hingga ratusan triliun rupiah. Dalam pidatonya pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) untuk RPJMN 2025-2029 di Jakarta, Senin (30/12).

Presiden Prabowo menyoroti kesenjangan antara beratnya kejahatan yang dilakukan dan hukuman yang dijatuhkan.

“Ngerampok ratusan triliun, vonisnya sekian tahun. Rakyat di pinggir jalan pun paham ini tidak adil. Jangan-jangan yang bersalah malah menikmati penjara dengan fasilitas seperti AC, kulkas, bahkan TV,” ujar Presiden Prabowo, menyoroti persoalan tersebut dengan nada kritis.

Baca Juga: Kebakaran Kecil di UIN Syarif Hidayatullah Ciputat Berhasil Dipadamkan, Begini Penjelasan Resminya

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali pada cita-cita luhur para pendiri negara yang tertuang dalam Proklamasi 17 Agustus 1945. 

Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi merupakan hasil dari kesalahan kolektif yang membutuhkan refleksi bersama.

“Mari kita kembali ke jati diri kita, kembali ke cita-cita bangsa. Saya tidak mau menyalahkan siapa pun, ini kesalahan kolektif kita. Mari kita gunakan kesempatan ini untuk membersihkan diri sebelum rakyat yang turun tangan,” tegasnya.

Baca Juga: Kecelakaan di Jalan Gelap Cimanggis, Ciputat: Warga Keluhkan Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU)

Presiden juga mengingatkan aparatur negara untuk segera melakukan pembenahan internal. Ia menekankan bahwa masyarakat saat ini semakin cerdas dan tidak mudah dikelabui.

“Rakyat Indonesia sekarang tidak bodoh, mereka pintar. Semua orang punya gadget, informasi cepat menyebar. Ini bukan 30 tahun lalu,” ujar Prabowo, menggarisbawahi pentingnya transparansi dan integritas dalam pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang realistis dan konkret. 

Baca Juga: Kebakaran Melanda Gedung Rektorat UIN Syarif Hidayatullah Ciputat Pagi Ini

Ia mengajak seluruh pemangku kebijakan untuk bekerja demi kepentingan rakyat dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan.

“Rakyat kita adalah rakyat yang baik. Mereka memahami siapa yang berada di jalan yang benar dan siapa yang tidak. Mari kita laksanakan perencanaan ini dengan realisme dan tindakan nyata,” tutupnya.

Halaman:

Tags

Terkini