Sebagai aktivis sosial, Irmawati Umar dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang melibatkan perempuan. Salah satu pencapaian pentingnya adalah sukses menggelar Zumba Party di Polewali Mandar, yang diikuti ribuan peserta dan mencatatkan rekor di Museum Rekor Indonesia (MURI).
Selain itu, Irmawati juga berencana menggelar acara tenun massal yang melibatkan 1.500 perempuan dari Tanah Mandar. Kegiatan ini diharapkan akan mencatatkan rekor MURI dan memperkuat identitas budaya lokal Sulawesi Barat melalui tenun tradisional. Inisiatif ini mencerminkan komitmen Irmawati dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Sulbar di tingkat nasional.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Sabet Penghargaan UHC Awards 2024, Cetak Rekor Baru Cakupan Jaminan Kesehatan
Tidak hanya dalam bidang budaya dan olahraga, Irmawati juga dikenal atas kepeduliannya terhadap masyarakat setempat. Pada perayaan Idul Adha yang lalu, ia menyumbangkan 15 ekor sapi yang disalurkan kepada warga di Polewali Mandar, menunjukkan perhatian besar terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama dalam momen penting seperti Hari Raya Idul Adha.
"Kegiatan yang saya lakukan, seperti Zumba Party dan tenun massal yang akan datang, bukan hanya tentang memecahkan rekor, tetapi juga sebagai upaya mempererat hubungan sosial dan memperkuat identitas budaya kita. Saya ingin menunjukkan bahwa perempuan Sulbar dan Indonesia bisa berperan besar dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan sejahtera."
Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Sulawesi Barat, tetapi juga menginspirasi perempuan lain untuk terus berkontribusi dalam memajukan daerah mereka.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Jalin Kemitraan dengan Ormas untuk Sukseskan Pilkada 2024
"Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan bisa menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang. Perempuan tidak hanya bisa berpartisipasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat," tegasnya. (***)