nasional

BP2MI Siap Klarifikasi Terkait Sosok 'T' dalam Bisnis Judi Online di Indonesia

Sabtu, 27 Juli 2024 | 20:12 WIB
Benny Ramdhani Siapa? Cek Profil Biodata Kepala BP2MI yang Sebut Sosok T Pengendali Judi Online di Indonesia

Jakarta, bidiktangsel.com - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Beni Ramdani, akan memberikan klarifikasi resmi mengenai pernyataannya yang menyebut sosok berinisial 'T' yang diduga terlibat dalam bisnis judi online di Indonesia.

Klarifikasi ini dijadwalkan akan disampaikan pada hari Senin mendatang.

Dalam wawancara eksklusif dengan Metro Hari Ini, Beni Ramdani mengungkapkan bahwa pernyataan tersebut dibuat dalam konteks rapat terbatas (ratas) di Istana Negara pada tahun 2023.

Baca Juga: Benyamin Davnie Ajak FPMT Tangsel Jadi Agen Perubahan dan Inovasi

Pada rapat tersebut, Beni memaparkan maraknya sindikat penempatan ilegal pekerja migran ke berbagai negara, termasuk Kamboja, di mana para pekerja migran dipekerjakan dalam industri judi online dan penipuan online.

"Fokus utama saya adalah penempatan ilegal pekerja migran yang dipekerjakan dalam sektor judi online dan scamming online di Kamboja," tegas Beni.

Ia juga menambahkan bahwa media cenderung salah memahami konteks pernyataannya, yang seolah-olah hanya menyoroti bisnis judi online.

Beni menjelaskan bahwa inisial 'T' hanyalah salah satu dari beberapa inisial yang ia sebutkan dalam ratas tersebut.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Tangsel Tekankan Pentingnya Program Bedah Rumah untuk Kurangi Ketimpangan Sosial

"Saya juga menyebutkan inisial lain terkait sindikat penempatan ilegal pekerja migran ke negara lain, seperti Singapura," tambahnya.

Pada rapat tersebut, hadir Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, beberapa menteri koordinator, Panglima TNI, dan pejabat tinggi lainnya.

Beni menegaskan bahwa informasi yang disampaikannya adalah bagian dari upaya untuk memperkuat penanganan tindak pidana perdagangan orang.

"Ratas itu menjadi forum resmi untuk menyampaikan berbagai masalah serius, termasuk penempatan ilegal pekerja migran. Saya sudah menyampaikan informasi ini sejak tahun lalu, namun baru sekarang menjadi sorotan publik," ungkap Beni.

Terkait dengan panggilan klarifikasi dari Bareskrim, Beni menyatakan kesiapannya untuk memberikan keterangan lebih lanjut.

Halaman:

Tags

Terkini