nasional

Analisis BMKG Terkait Puting Beliung di Perbatasan Bandung-Sumedang

Kamis, 22 Februari 2024 | 13:51 WIB
peristiwa angin puting beliung yang melanda kawasan di perbatasan Bandung dan Sumedang.

Bandung, bidiktangsel.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Bandung telah melakukan analisis terhadap peristiwa angin puting beliung yang melanda kawasan di perbatasan Bandung dan Sumedang pada Rabu (21/2/2024) sore.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Angin puting beliung mengakibatkan kerusakan pada beberapa bangunan, termasuk atap rumah warga yang berterbangan dan pagar PT. Kahatex yang roboh.

Baca Juga: KemenPPPA Kawal Kasus Bullying di Binus School, Siap Dampingi Korban

"Berdasarkan hasil analisis, angin puting beliung terjadi saat wilayah perbatasan Bandung-Sumedang sedang dilanda hujan dengan kategori ekstrem," kata Teguh dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Teguh menjelaskan bahwa puting beliung merupakan dampak ikutan dari pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) yang disertai angin kencang.

"Analisis radar cuaca menunjukkan adanya hujan ekstrem di lokasi kejadian. Puting beliung sendiri merupakan fenomena yang muncul akibat pertumbuhan awan CB dan berlanjut dengan hujan lebat disertai angin kencang secara tiba-tiba, dengan durasi singkat dan skala lokal," paparnya.

Baca Juga: Gerakan Pangan Murah: Solusi Pemkot Tangerang Stabilkan Harga Beras

Teguh menambahkan, kondisi atmosfer saat ini menunjukkan bahwa indeks labilitas di sebagian wilayah Jawa Barat berada pada kategori labil sedang hingga tinggi.

Hal ini berpotensi meningkatkan aktivitas pertumbuhan awan konvektif pada skala lokal, yang dapat memicu terjadinya fenomena cuaca ekstrem seperti puting beliung.

"BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat musim hujan. Pantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan ikuti instruksi dari pihak berwenang," imbaunya. (***)

Tags

Terkini