INSA Dorong Indonesia Jadi Motor Maritim Hijau di APM 2026

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 25 Maret 2026 | 14:37 WIB
Peran aktif Asia Pacific Maritime (APM) 2026 yang berlangsung di Marina Bay Sands, Singapura
Peran aktif Asia Pacific Maritime (APM) 2026 yang berlangsung di Marina Bay Sands, Singapura

Bidiktangsel.com – Indonesia semakin memperlihatkan posisi strategisnya dalam peta industri maritim global melalui peran aktif Asia Pacific Maritime (APM) 2026 yang berlangsung di Marina Bay Sands, Singapura, Rabu (25/3/2026).

Delegasi Indonesia yang dipimpin Indonesia National Shipowners Association (INSA) menegaskan komitmen kuat untuk mempercepat transformasi sektor pelayaran berbasis keberlanjutan dan digitalisasi.

Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto, bersama Captain Taufan Sofiandi dari PT Elnusa Samudera, menegaskan kesiapan Indonesia menjadi pionir teknologi hijau di industri maritim global.

Baca Juga: Pantau Wisatawan di Anyer, Gubernur Andra Soni Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan dan Keselamatan

Dalam konferensi pers di sela kegiatan APM 2026, Captain Taufan Sofiandi menyampaikan bahwa kawasan Asia Pasifik memegang peran vital dalam membentuk masa depan pelayaran dunia.

“Asia Pasifik merupakan pusat pertumbuhan industri maritim global. INSA berkomitmen membawa Indonesia berada di garis depan melalui inovasi teknologi hijau dan transformasi digital,” ujarnya.

Sementara itu, Carmelita Hartoto menegaskan pentingnya kolaborasi internasional guna memperkuat daya saing industri pelayaran nasional.

“Kami terus membangun kerja sama strategis dengan negara maju seperti Jepang, Norwegia, dan Singapura agar Indonesia tidak hanya menjadi partisipan, tetapi pemimpin inovasi sektor maritim,” kata Carmelita.

Baca Juga: Pantau Pantai Anyer, Gubernur Andra Soni Prioritaskan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan

Salah satu agenda penting delegasi Indonesia adalah kunjungan ke galangan kapal modern PaxOcean di Singapura yang menampilkan teknologi reparasi kapal ramah lingkungan. 

Teknologi tersebut dinilai mampu mendukung efisiensi operasional sekaligus menekan emisi karbon di sektor pelayaran.

Selain itu, INSA juga memperkuat networking melalui seminar bersama Japan Ship Machinery and Equipment Association (JSMEA) guna mempelajari pengembangan teknologi maritim Jepang yang telah terbukti kompetitif di tingkat global.

Partisipasi aktif Indonesia dalam APM 2026 menegaskan keseriusan nasional dalam mendorong ekosistem maritim berkelanjutan, mulai dari penguatan SDM, adopsi teknologi ramah lingkungan, hingga digitalisasi sistem pelayaran.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X