BidikTangsel.com — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, mengambil langkah cepat dan tegas merespons isu publik terkait dugaan penggunaan fasilitas negara dalam perjalanan istrinya ke sejumlah negara Eropa.
Ia secara sukarela hadir di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan klarifikasi sekaligus menyerahkan dokumen pembuktian yang menyatakan bahwa tidak ada satu rupiah pun dana negara digunakan dalam perjalanan tersebut.
Baca Juga: Wah Gawat! Polisi Grebek Gudang Penampung Barang Kedaluwarsa di Serpong
Langkah ini diambil sebagai respons atas polemik yang mencuat di media sosial, menyusul beredarnya dokumen yang disebut-sebut sebagai surat resmi dari Kementerian UMKM yang mencantumkan nama istrinya, Agustina Hastarini.
Dalam surat tersebut, sang istri disebut mengikuti kegiatan bertajuk “Misi Budaya” ke sejumlah kota di Eropa seperti Istanbul, Amsterdam, Brussels, dan Milan.
Klarifikasi Langsung ke KPK sebagai Bentuk Transparansi
Maman menemui Deputi Informasi dan Data KPK, Eko Marjono, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Jumat, 4 Juli 2025.
Baca Juga: Realisasi Investasi Triwulan I 2025 di Tangsel Lampaui Target, Sinyal Positif Bagi Iklim Usaha
Dalam keterangannya kepada media, ia menegaskan bahwa seluruh pembiayaan perjalanan tersebut bersumber dari dana pribadi, tanpa melibatkan uang negara maupun sponsor dari pihak lain.
“Saya sampaikan, satu rupiah pun tidak ada dari uang negara. Satu rupiah pun tidak ada uang dari pihak lainnya,” ujar Maman tegas.
Ia menjelaskan bahwa klarifikasi ini merupakan bentuk komitmennya terhadap prinsip transparansi sebagai pejabat publik.
Ia mengaku datang secara sukarela untuk menjaga integritasnya dan membuktikan bahwa tidak ada penyalahgunaan wewenang dalam kasus yang menyangkut nama keluarganya tersebut.
“Hadirnya saya di KPK dalam rangka iktikad saya untuk menjaga kehormatan dan nama baik keluarga saya,” tambahnya.