info-tangsel

Warga Panongan Komplain, Penanganan Corona Hingga Pelayanan AJB, KTP Terbengkalai

Sabtu, 4 April 2020 | 21:02 WIB

Apalagi semenjak ditutup karena covid-19 juga belum terlihat upaya penanganan sampai ke masyarakat, jika keadaannya seperti ini dia mengaku merugi karena tidak ditangani langsung.

"Ya rugi lah, itu aja kecamatan (Panongan) samping tutup. Warga bingung jadinya itu kemarin ada spanduk bacaan ditutup itu, tapi tadi pagi saya lihat udah tidak ada," kata Deden, Sabtu (4/4/2020).

Dia menuturkan, pihak kecamatan dan unsur desa/kelurahan mestinya memberikan solusi agar kebutuhan administrasi warga seperti AJB atau lainnya bisa tetap berjalan. Dan arus ada bentuk pelayanan alternatif.

"Makanya buat pemerintah nih selain memberikan pelayanan publik yang maksimal, tapi pas kondisi kayak ini harus juga harus memikirkan mulai dari ekonomi, kesehatan dan kebutuhan sehari-hari warganya. Lah saya kan orang bawah, sekarang jadi susah semuanya Mas," ujarnya.

Dia melanjutkan, selain persoalan pelayanan, penanganan corona dianggap nya masih kurang maksimal. Penyemprotan baru sekali, sosialisasi kecamatan panongan baru keliling di jalan utama saja. Kalau penyemprotan door to door belom ada.

Sementara salah seorang petugas di kecamatan yang berhasil ditemui menyebut bahwa pelayanan dibuka hingga mendapat intruksi dari Pemkab Tangerang.

“Iya, tutup sampai instruksi Bupati Tangerang (Achmed Zaki Iskandar) kembali membuka,” ungkap Komarudin salah satu petugas saat dijumpai di lokasi.

Namun lanjut Komarudin, untuk pelayanan sendiri masih tetap berjalan. Namun masyarakat yang datang hanya dapat meninggalkan nomor telepon untuk dapat kembali dihubungi oleh pegawai kecamatan.

Halaman:

Tags

Terkini