Ciputat - Pemandangan kabel telekomunikasi yang sebelumnya bertumpuk dan melintang di udara sepanjang Jalan WR Supratman dan Jalan Merpati Raya, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kini mulai menjadi bagian dari masa lalu.
Penataan utilitas di dua koridor jalan tersebut telah rampung melalui program relokasi jaringan telekomunikasi dari udara ke bawah tanah. Program yang berjalan secara bertahap sejak awal 2025 itu merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).
Perubahan paling terlihat berada pada ruang pandang di sepanjang koridor jalan. Kabel yang sebelumnya memenuhi bentang udara kini dipindahkan ke sistem ducting bawah tanah sehingga tampilan jalan menjadi lebih terbuka dan tertata.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangerang Selatan, Robbi Cahyadi, ST., MT., mengatakan penataan utilitas membutuhkan proses teknis dan koordinasi lintas operator karena jaringan telekomunikasi yang berada di ruas jalan tersebut dimiliki oleh sejumlah penyelenggara.
“Relokasi kabel utilitas bukan pekerjaan yang selesai dalam hitungan hari. Sejak awal tahun 2025 kami bersama APJATEL melakukan koordinasi secara intensif, mulai dari perencanaan, pembangunan ducting, hingga proses pemindahan kabel milik masing-masing operator,” kata Robbi.
Menurut dia, pemindahan jaringan dilakukan secara bertahap. Setiap operator terlebih dahulu menyiapkan jaringan baru di dalam ducting bawah tanah sebelum jaringan udara lama diputus dan dipindahkan.
Tahapan tersebut diperlukan untuk menjaga keberlangsungan layanan telekomunikasi kepada masyarakat selama proses penataan berlangsung.
Dengan selesainya relokasi, koridor Jalan WR Supratman dan Jalan Merpati Raya kini memiliki ruang pandang yang lebih terbuka. Penataan tersebut juga berjalan seiring dengan upaya pemerintah daerah memperbaiki kualitas ruang publik dan infrastruktur jalan.
“Kalau dulu saat melintas, perhatian kita sering tertuju pada kabel yang saling bertumpuk di atas jalan. Sekarang langit terlihat lebih lapang, trotoar lebih nyaman, dan kawasan menjadi jauh lebih tertata,” ujar Robbi.
Namun, proses pembangunan tidak sepenuhnya berlangsung tanpa gangguan. Pekerjaan penggalian untuk pembangunan jaringan bawah tanah sempat berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan lalu lintas di sejumlah titik.
Robbi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah bersabar selama pekerjaan berlangsung.