Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas, soliditas, dan regenerasi agar FKPPI tetap relevan menghadapi perkembangan zaman.
Menurut Pilar, organisasi harus memberi ruang lebih besar kepada generasi muda untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan semangat perjuangan yang sama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Kemajuan organisasi sangat ditentukan oleh regenerasi. Anak-anak muda harus diberi kesempatan melanjutkan perjuangan dengan semangat yang sama untuk menjaga NKRI," ujarnya.
Pilar juga mengingatkan bahwa tantangan masa depan tidak lagi sebatas persoalan konvensional, melainkan berkembang ke arah teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta sistem pertahanan modern.
Ia berharap FKPPI mampu menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sehingga dapat berkontribusi bagi Indonesia menuju negara maju.
Kasrem 052/WKR: FKPPI Harus Berkontribusi Nyata untuk Bangsa
Sementara itu, Kasrem 052/Wijayakrama Kolonel Infanteri Ato Sudiatna, S.I.P., yang mewakili Danrem 052/WKR, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan KOPDARNAS XI.
Menurutnya, sebagai organisasi yang telah lama berdiri, FKPPI memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan nasional serta menjaga persatuan bangsa.
Ia berharap seluruh anggota FKPPI dapat memberikan kontribusi nyata sesuai bidang profesi masing-masing.
Baca Juga: Kadin Tangsel dan Disnaker Perkuat Sinergi Ketenagakerjaan, Fokus Tingkatkan SDM dan Peluang Kerja
"FKPPI merupakan organisasi besar yang anggotanya memiliki latar belakang profesi yang beragam. Potensi tersebut harus menjadi kekuatan untuk membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.
Kasrem juga menegaskan pentingnya menjaga netralitas organisasi, meskipun secara pribadi setiap anggota memiliki hak untuk mengabdi kepada negara melalui profesinya masing-masing.