Setu, bidiktangsel.com – Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah menjadi sorotan dalam audiensi antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Selatan yang berlangsung di ruang rapat Disnaker Tangsel, Kamis (25/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah anggota Kadin Tangsel menyampaikan pertanyaan, masukan, dan usulan strategis terkait penguatan kerja sama kelembagaan, peningkatan kualitas tenaga kerja, hingga peluang pengembangan ekonomi baru berbasis transisi energi.
Wakil Ketua Hubungan Antar Lembaga dan Bantuan Hukum Kadin Tangsel, Syafrinal Dachlan, membuka audiensi dengan memperkenalkan kepengurusan Kadin Tangsel periode 2025–2030 sekaligus menyampaikan tujuan silaturahmi dan penjajakan kolaborasi dengan Disnaker.
Baca Juga: Kadin Tangsel dan Disnaker Perkuat Sinergi Ketenagakerjaan, Fokus Tingkatkan SDM dan Peluang Kerja
Menurut Syafrinal, audiensi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Ketua Kadin Tangsel untuk membangun komunikasi yang lebih intensif dengan perangkat daerah, termasuk Disnaker yang memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia dan dunia usaha.
"Kami hadir untuk memperkenalkan kepengurusan Kadin Tangerang Selatan sekaligus menjalin komunikasi dan melihat peluang kolaborasi yang bisa ditindaklanjuti bersama," ujar Syafrinal.
Anggota Kadin Usulkan MoU Strategis dan Penguatan Program Ketenagakerjaan
Dalam sesi diskusi, salah satu anggota Kadin Tangsel menyoroti pentingnya optimalisasi kerja sama antara dunia usaha dan Disnaker melalui skema yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Menurutnya, hubungan antara pelaku usaha dan pemerintah daerah tidak cukup hanya melalui forum silaturahmi, tetapi perlu diwujudkan dalam bentuk kerja sama resmi yang memiliki target dan indikator keberhasilan yang jelas.
Ia mengusulkan agar Kadin dan Disnaker menyusun nota kesepahaman (MoU) yang berfokus pada pengembangan tenaga kerja, peningkatan produktivitas daerah, serta penguatan kapasitas masyarakat Tangerang Selatan.
"Perlu dibuat bentuk kerja sama yang lebih konkret agar hasilnya bisa dirasakan masyarakat dan dunia usaha. Pelatihan, peningkatan kapasitas tenaga kerja, dan penguatan produktivitas daerah perlu dirancang bersama," ujarnya.
Selain itu, ia juga menilai sektor ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk dunia usaha dan pemerintah daerah.
Anggota Kadin tersebut bahkan mendorong agar program-program ketenagakerjaan mendapatkan dukungan yang lebih besar sehingga mampu menghasilkan tenaga kerja yang kompetitif dan siap menghadapi kebutuhan industri.